Menstruasi Tak Lancar? Coba Konsumsi Lima Asupan Alami Berikut

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 19 Maret 2021 | 20:06 WIB
Menstruasi Tak Lancar? Coba Konsumsi Lima Asupan Alami Berikut
Ilustrasi wanita sakit menstruasi (istockphoto)

Suara.com - Periode menstruasi perempuan bisa saja berbeda-beda dengan jarak normal antara 28 hari. Namun periode menstruasi terkadang tak lancar karena dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Melansir dari Times of India, berbagai faktor yang bisa memengaruhi periode menstrasi adalah stres, masalah hormonal, dan lain sebagainya. Tidak mendapatkan menstruasi secara teratur dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Dengan demikian, seseorang harus memastikan untuk melacak tanggal haid terakhir mereka dan memeriksa apakah mereka mendapatkan menstruasi tepat waktu atau tidak. Untuk mengatasi menstrasuai tak lancar, berikut ada beberapa asupan yang perlu Anda konsumsi,antara lain:

Kayu manis

Kayu manis bekerja sangat baik dalam masalah menstruasi. Kayu manis bahkan membantu dalam mengobati PCOS. Kayu manis membantu dalam mengatur menstruasi Anda serta mengurangi rasa sakit yang disebabkan selama menstruasi.

Jahe

Jahe membantu meredakan gejala PMS dan mengatur menstruasi. Anda dianjurkan untuk mulai mengonsumsi jahe tujuh hari sebelum menstruasi. 

Nanas

Nanas adalah obat rumahan yang bagus untuk menstruasi yang tidak teratur. Nanas mengandung bromelain, enzim yang melembutkan lapisan rahim dan membantu mengatur menstruasi. Buah ini juga bersifat anti-inflamasi dan dengan demikian membantu meredakan nyeri haid.

Cuka sari apel

Minum cuka sari apel membantu mengatur siklus menstruasi dan mengobati PCOS. Pastikan untuk mengonsumsi cuka sari apel hanya setelah dilarutkan dengan air.

Ilustrasi cuka sari apel. (Foto: Shutterstock)
Ilustrasi cuka sari apel. (Foto: Shutterstock)

Jintan

Jintan membantu masalah menstruasi dengan mengencangkan otot rahim dan memperbaiki menstruasi yang tidak teratur. Konsumsi jintan yang direndam semalaman setiap pagi dengan air hangat untuk mendapatkan hasil terbaik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Langka, Wanita Ini Mendadak Nangis Darah Setiap Kali Menstruasi

Langka, Wanita Ini Mendadak Nangis Darah Setiap Kali Menstruasi

Lifestyle | Jum'at, 19 Maret 2021 | 19:06 WIB

Geger, Perempuan Paruh Baya Nekat Bakar Diri di Tengah Jalan

Geger, Perempuan Paruh Baya Nekat Bakar Diri di Tengah Jalan

Bekaci | Jum'at, 19 Maret 2021 | 16:04 WIB

Resmi Jadi Laki-laki, Hakim Minta Aprilia Manganang Jangan Nangis

Resmi Jadi Laki-laki, Hakim Minta Aprilia Manganang Jangan Nangis

Sport | Jum'at, 19 Maret 2021 | 13:10 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB