Bayi Ini Punya Antibodi Covid-19 Berkat Sang Ibu Vaksinasi Saat Hamil!

Rauhanda Riyantama | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 20 Maret 2021 | 15:19 WIB
Bayi Ini Punya Antibodi Covid-19 Berkat Sang Ibu Vaksinasi Saat Hamil!
Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang bayi asal Florida Selatan, Amerika Serikat, diperiksa memiliki antibodi virus corona Covid-19 yang diturunkan dari ibunya.

Sang ibu, yang merupakan perawat, mendapat vaksin Moderna dosis pertama saat ia hamil 36 minggu. Tiga minggu kemudian sebelum sempat mendapatkan dosis yang kedua, wanita ini melahirkan.

Antibodi Covid-19 terdeteksi melalui analisis darah tali pusat serta plasenta sang bayi.

Menurut ahli, ini adalah berita penting karena artinya wanita hamil yang sudah mendapat vaksin, dapat menurunkan antibodi pelindung kepada bayinya.

Kasus ini didokumentasikan dalam studi pracetak yang belum ditinjau sejawat oleh Paul Gilbert, MD, dan Chad Rudnick, MD, yang keduanya adalah profesor afiliasi di Florida Atlantic University.

Ilustrasi bayi baru lahir (Shutterstock)

"Kasus ini menunjukkan antibodi SARS-CoV-2 IgG dapat dideteksi dalam sampel darah tali pusat bayi baru lahir setelah hanya satu dosis vaksin Moderna Covid-19," tulis penulis, dilansir Health.

Dengan demikian, lanjut penulis, ada potensi perlindungan dan pengurangan risiko infeksi dari hasil vaksinasi sang ibu.

Bayi perempuan tersebut diyakini menjadi bayi pertama di Amerika Serikat yang lahir dengan antibodi virus corona.

Apakah artinya wanita hamil harus divaksin?

Wanita hamil tidak secara aktif terlibat dalam uji klinis tahap akhir sebagian besar vaksin Covid-19, seperti vaksin Pfizer, Moderna, atau Johnson & Johnson, jadi tidak ada gambaran jelas tentang keamanan dan kemanjurannya terhadap sang ibu.

Sementara itu, ada studi dari Rumah Sakit Umum Massachusetts mungkin dapat memberi kepastian, dan studi oracetak lainnya mendukung temuan ini.

Peneliti di rumah sakit tersebut mempelajari 131 wanita (84 hamil, 31 menyusui, dan 16 tidak hamil) yang menerima vaksin Pfizer dan Moderna.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Wanita hamil dan menyusui menunjukkan respon imun yang sama kuatnya dengan kelompok kontrol. Antibodi pun teridentifikasi dalam plasenta dan ASI dari setiap sampel yang diambil.

Studi pra-cetak lain dari Hadassah Medical Center di Israel menemukan tingkat antibodi Covid-19 yang kuat pada 40 bayi baru lahir yang ibunya telah menerima satu dosis vaksin Pfizer.

"Saya yakin ada banyak bayi yang dilahirkan dengan antibodi Covid-19, dan itu semua berita bagus," kata Rebecca C. Brightman, MD, seorang ginekolog di New York City.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Acara Tradisi Bayi Digebrak dan Diputar-putar, Warganet: Bisa Sekarat

Viral Acara Tradisi Bayi Digebrak dan Diputar-putar, Warganet: Bisa Sekarat

Hits | Jum'at, 19 Maret 2021 | 18:41 WIB

Ingin Bayi Kembar, Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Ke Dokter Kandungan

Ingin Bayi Kembar, Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Ke Dokter Kandungan

Lifestyle | Jum'at, 19 Maret 2021 | 11:17 WIB

Menteri Bintang: Perkawinan Anak Sebabkan Ibu Lahirkan Bayi Stunting

Menteri Bintang: Perkawinan Anak Sebabkan Ibu Lahirkan Bayi Stunting

Health | Jum'at, 19 Maret 2021 | 10:05 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB