Pandemi Covid-19 Hambat Pelacakan dan Pengobatan TBC di Indonesia

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Selasa, 23 Maret 2021 | 16:50 WIB
Pandemi Covid-19 Hambat Pelacakan dan Pengobatan TBC di Indonesia
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus tuberkulosis (TBC) di Indonesia masih menjadi masalah yang belum terselesaikan. TBC sendiri merupakan penyakit menular yang disebabkan adanya kuman Mycobacterium Tuberculosis yang masuk ke dalam tubuh melalui pernafasan.

Jelang Hari tuberkulosis Sedunia yang jatuh pada 24 Maret setiap tahunnya, hari ini, Selasa (23/3/2021), Kementrian Kesehatan RI melalui Direktorat Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) memaparkan tantangan yang dialami untuk memerangi penyakit tersebut selama pandemi COVID-19

Hingga hari ini, Direktur P2PML Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, mengungkap masih ada 845 ribu kasu TBC biasa dan 24 ribu kasus TBC yang telah resisten terhadap obat.

Ilustrasi tuberkulosis. (Shutterstock)
Ilustrasi tuberkulosis. (Shutterstock)

Pada kasus TBC di kelompok usia anak dilaporkan sebanyak 32.251 kasus, 7.699 di antaranya TBC dengan HIV dan 12.844 dinyatakan meninggal dunia. Sayangnya, selama pandemi COVID-19, keterbatasan membuat cakupan temuan kasus menjadi menurun.

"Tentunya di tengah situasi pandemi ini, capaian kita dari 845 ribu kasus yang harusnya kita temukan, ternyata hanya 349 ribu kasus yang kita temukan. Sementara untuk TBC yang resisten terhadap, dari 24 ribu yang harusnya kita temukan ini hanya 8.060 kasus," jelas dia.

Tentu, lanjut Siti Nadia, ini menjadi tantangan tersendiri, karena dibandingkan tahun 2018-2019 cakupan temuan kasus sudah mencapai 60 persen dari estimasi yang ditemukan. Sementara pada 2020 malah kebalikannya. Hanya 30 persen kasus yang ditemukan yang bisa dilaporkan.

Hal ini, lanjut dia, disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah beberapa kegiatan mengenai TBC yang jadi tertunda selama pandemi. 

"Yang pertama seperti kegiatan investigasi kontak. Seorang penderita TBC yang positif itu bisa menularkan kepada 10-15 orang disekitarnya. Jadi biasanya kita memeriksakan kontak ini terhadap 10-15 kasus di sekiatarnya. Tapi dikarenakan di situasi pandemi ini, membuat pencarian kasus kontak ini menjadi terhambat," jelasnya.

Persoalan lainnya adalah aktivitas pengambilan obat oleh pasien ke sejumlah fasilitas layanan kesehatan yang mengalami penurunan selama pandemi.

baca juga

"Sebagian masyarakat tertunda dalam pengambilan obat karena mereka takut mendatangi faskes saat di awal pandemi, walaupun protokol kesehatan dilakukan di rumah sakit. Ada pemisahan (ruang pelayanan) pasien TBC dengan pasien COVID-19," katanya.

Akibatnya, kata dia, terjadi keterlambatan diagnosa TBC seiring tertundanya pengiriman sampel sputum (dahak) pasien TBC. Selain itu ada tugas ganda petugas TBC dengan tugas COVID-19. Hingga keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD) untuk petugas maupun pasien.

Persoalan yang turut mempengaruhi pelacakan kasus tuberkulosis (TBC), kata Siti Nadia, adalah pengalihan anggaran TBC untuk COVID-19, hingga di tataran pemerintah daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid dari LN Lancar, DPR: Seharusnya Vaksin Nusantara Tak Dihambat

Vaksin Covid dari LN Lancar, DPR: Seharusnya Vaksin Nusantara Tak Dihambat

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 16:07 WIB

Menkes: Indonesia Telah Dapat Dosis Vaksin Corona Buat 181,5 Juta Rakyat

Menkes: Indonesia Telah Dapat Dosis Vaksin Corona Buat 181,5 Juta Rakyat

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 15:40 WIB

295 Napi di Nusakambangan Positif Covid-19

295 Napi di Nusakambangan Positif Covid-19

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 15:31 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB