Skrining Kasus Tuberkulosis Turun Hampir 2 Kali Lipat Selama Pandemi

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 24 Maret 2021 | 14:30 WIB
Skrining Kasus Tuberkulosis Turun Hampir 2 Kali Lipat Selama Pandemi
Ilustrasi tuberkulosis. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Kesehatan mengakui pelacakan pasien tuberkulosis (TB) selama 2020 menurun hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi itu terjadi tak lepas karena adanya pandemi Covid-19.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, selama 2020 hanya 350 ribu kasus TB yang dilaporkan. Sedangkan pada tahun 2019 jumlah kasus TB yang ditemukan atau berhasil diskrining mencapai 560 ribu.

"Padahal kita memiliki perkiraan 840 ribu kasus TB terjadi di Indonesia. Ini catatan kita bahwa untuk menemukan kasus TB harus lebih banyak penemuan aktif. Di masa pandemi bahwa kegiatan yang sifatnya aktif di masyarakat harus memenuhi beberapa ketentuan untuk protokol kesehatan," kata Nadia dalam pembukaan webinar 'Bersama Eliminasi TBC dan Lawan Covid-19', Rabu (24/3/2021).

Tuberkulosis (TBC) masih jadi beban di Indonesia. (Shutterstock)
Tuberkulosis (TBC) masih jadi beban di Indonesia. (Shutterstock)

Dari hasil kajian pada tahun 2017, lanjut Nadia, ditemukan hanya 24 persen orang dengan gejala TB mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk memeriksakan kondisinya. Menurut Nadia, angka itu kemungkinan makin menurun selama masa pandemi. 

"Karena mungkin masih ada rasa takut datang ke fasyankes," imbuh Nadia.

Dari hasil kajian itu pula diketahui bahwa baru seperempat orang dalam jumlah kasus TB yang tahu gejala penyakit tersebut. Padahal TB termasuk penyakit  menular tang bisa disembuhkan asal pasien menjalani pengobatan hingga tuntas. 

"Kita tahu bahwa tuberkulosis adalah penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan. Tapi kita lihat TBC masih jadi penyakit menular dan masalah kesehatan baik tingkat global maupun di Indonesia. Artinya kalau kita lihat ini usaha yang harus dilakukan untuk bisa memastikan pasien TBC bisa dapat akses pengobatan dan menyelesaikan," tuturnya.

Untuk mencapai target Indonesia eliminasi tuberkulosis pada 2030, Nadia mengingatkan, perlu adanya sinergi dari seluruh fasyankes dan tenaga kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta.

"Harus kita komitmen bersama untuk buat jejaring berdasar supaya bisa capai target eliminasi tuberkulosis 2030," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Ini Kembangkan Skrining Covid-19 Lewat Suara, Gimana Caranya?

Perusahaan Ini Kembangkan Skrining Covid-19 Lewat Suara, Gimana Caranya?

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 12:15 WIB

Jaga Jarak dan Pakai Masker Juga Cegah Penularan TBC

Jaga Jarak dan Pakai Masker Juga Cegah Penularan TBC

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 08:53 WIB

Membandel usai Disegel, Satpol PP Robohkan Pabrik Beton di TB Simatupang

Membandel usai Disegel, Satpol PP Robohkan Pabrik Beton di TB Simatupang

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 17:59 WIB

Terkini

Provokasi Warga! Pria Teriak 'Maling' dan Rusak Mobil di Jagakarsa Diburu Polisi

Provokasi Warga! Pria Teriak 'Maling' dan Rusak Mobil di Jagakarsa Diburu Polisi

News | Rabu, 02 September 2026 | 20:18 WIB

Tak Cukup Cek Kemasan, Orang Tua Diajak Lihat Transparansi di Balik Susu Formula Anak

Tak Cukup Cek Kemasan, Orang Tua Diajak Lihat Transparansi di Balik Susu Formula Anak

Sumut | Rabu, 02 September 2026 | 20:15 WIB

Kenapa Api Kompor Jadi Merah? Begini Cara Membersihkannya agar Nyalanya Kembali Biru

Kenapa Api Kompor Jadi Merah? Begini Cara Membersihkannya agar Nyalanya Kembali Biru

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 20:15 WIB

Bukan Sekadar Pelatihan, Menteri PANRB Dorong Trade Corporate University Cetak ASN Unggul

Bukan Sekadar Pelatihan, Menteri PANRB Dorong Trade Corporate University Cetak ASN Unggul

News | Rabu, 02 September 2026 | 20:11 WIB

Kulit Berminyak Bebas Jerawat! 4 Acne Cleansing Foam Cegah Pori Tersumbat

Kulit Berminyak Bebas Jerawat! 4 Acne Cleansing Foam Cegah Pori Tersumbat

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 20:10 WIB

Kenapa Nasi di Rice Cooker Belum Matang Tapi Tombol Sudah Jeglek? Ini Penyebabnya

Kenapa Nasi di Rice Cooker Belum Matang Tapi Tombol Sudah Jeglek? Ini Penyebabnya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 20:08 WIB

Menyelami Labirin Trauma dan Ilusi dalam Film Shutter Island

Menyelami Labirin Trauma dan Ilusi dalam Film Shutter Island

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 20:05 WIB

4 Sepatu Mini Soccer Terbaik Harga Rp100 Ribuan, Cocok untuk Pemula!

4 Sepatu Mini Soccer Terbaik Harga Rp100 Ribuan, Cocok untuk Pemula!

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 20:05 WIB

Persebaya Incar Striker Naturalisasi Timnas Vietnam, 67 Gol Jadi Alarm untuk Klub Super League

Persebaya Incar Striker Naturalisasi Timnas Vietnam, 67 Gol Jadi Alarm untuk Klub Super League

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 20:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Tembus Filipina, Warga Diminta Pakai Masker N95

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Tembus Filipina, Warga Diminta Pakai Masker N95

News | Rabu, 02 September 2026 | 19:57 WIB

×