Varian Virus Corona dengan Mutasi Ganda Ditemukan di India, Apa Risikonya?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 25 Maret 2021 | 12:22 WIB
Varian Virus Corona dengan Mutasi Ganda Ditemukan di India, Apa Risikonya?
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

Suara.com - Pejabat India menemukan varian baru virus corona yang bermutasi ganda dalam10.787 sampel yang mereka kumpulkan dari 18 negara bagian.

Saat ini, mereka sedang memeriksa apakah varian, yang memiliki dua mutasi pada satu virus itu, mungkin lebih menular atau resisten terhadap vaksin.

Varian ini tidak menyebabkan lonjakan kasus, meski sekarang penyebaran virus telah menginfeksi 47.262 orang dan menyebabkan 275 kematian per Rabu (24/3/2021).

Indian SARS-CoV-2 Consortium on Genomics (INSACOG), kelompok laboratorium di bawah kementerian kesehatan India, sedang melakukan pengurutan genom pada sampel terbaru, lapor BBC.

Mutasi pada virus merupakan hal umum, tetapi kebanyakan tidak signifikan dan tidak menyebabkan perubahan apa pun dalam kemampuannya menularkan atau menyebabkan infeksi serius.

Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Tetapi beberapa mutasi, seperti yang terjadi di garis keturunan varian Inggris atau Afrika Selatan, dapat membuat virus lebih menular dan dalam beberapa kasus bahkan lebih mematikan.

"Mutasi ganda di area utama protein lonjakan virus dapat meningkatkan risiko tersebut dan memungkinkan virus lolos dari (perlawanan) sistem kekebalan," jelas ahli virologi Shahid Jameel.

Protein lonjakan adalah bagian dari virus yang digunakan untuk menembus sel manusia.

Pemerintah mengatakan analisis sampel yang dikumpulkan dari negara bagian Maharashtra barat India menunjukkan peningkatan fraksi sampel dengan mutasi E484Q dan L452R, dibanding Desember tahun lalu.

baca juga

"Mutasi (ganda) seperti itu dapat membuat virus lolos dari kekebalan dan peningkatan infektivitas (vaksin)," duga kementerian kesehatan.

Jameel menambahkan mungkin ada garis keturunan terpisah yang berkembang di India dengan mutasi L452R dan E484Q.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Kali Terinfeksi Virus Corona, Pria Ini Akhirnya Berani Berbagi Kisah

Dua Kali Terinfeksi Virus Corona, Pria Ini Akhirnya Berani Berbagi Kisah

Kaltim | Rabu, 24 Maret 2021 | 09:00 WIB

Studi: Antibodi Anak 5 Kali Lebih Efektif Lawan Virus Daripada Orang Dewasa

Studi: Antibodi Anak 5 Kali Lebih Efektif Lawan Virus Daripada Orang Dewasa

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 07:57 WIB

Studi: Vaksin Pfizer Kurang Efektif pada Virus Corona Varian Afrika Selatan

Studi: Vaksin Pfizer Kurang Efektif pada Virus Corona Varian Afrika Selatan

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 07:20 WIB

Terkini

Bersih-Bersih Sungai Tak Cukup Jika Keran Plastik Terus Mengalir

Bersih-Bersih Sungai Tak Cukup Jika Keran Plastik Terus Mengalir

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 18:50 WIB

Ada Benda Asing dari Larva hingga Lelehan Plastik di MBG Selandia Baru Respon Pemerintah Mengejutkan

Ada Benda Asing dari Larva hingga Lelehan Plastik di MBG Selandia Baru Respon Pemerintah Mengejutkan

News | Rabu, 09 September 2026 | 18:49 WIB

Kebakaran Gudang Ikan di Jangkar Situbondo, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

Kebakaran Gudang Ikan di Jangkar Situbondo, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

Jatim | Rabu, 09 September 2026 | 18:49 WIB

Deforestasi dan Karhutla Disebut Jadi Lingkaran Setan: Mengapa?

Deforestasi dan Karhutla Disebut Jadi Lingkaran Setan: Mengapa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 18:49 WIB

Kritik Sentilan Menkeu Purbaya, Ketua DPRD DKI: DBH Hak Jakarta Ditahan, Mau Utang Malah Dilarang

Kritik Sentilan Menkeu Purbaya, Ketua DPRD DKI: DBH Hak Jakarta Ditahan, Mau Utang Malah Dilarang

News | Rabu, 09 September 2026 | 18:48 WIB

5 Manfaat Utama Menggunakan Krim Malam Sebelum Tidur untuk Wajah

5 Manfaat Utama Menggunakan Krim Malam Sebelum Tidur untuk Wajah

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 18:48 WIB

8.500 Pelari Siap Ramaikan Jakarta Awal Oktober, Fanny Ghassani: Lari Jadi Olahraga yang Accessible

8.500 Pelari Siap Ramaikan Jakarta Awal Oktober, Fanny Ghassani: Lari Jadi Olahraga yang Accessible

Sport | Rabu, 09 September 2026 | 18:46 WIB

Polda Metro Jaya Geledah Kantor BPN Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Mafia Tanah Program PTSL

Polda Metro Jaya Geledah Kantor BPN Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Mafia Tanah Program PTSL

Bogor | Rabu, 09 September 2026 | 18:41 WIB

4 AC Daikin Inverter yang Hemat Listrik dan Awet, dari Zeta hingga EVO

4 AC Daikin Inverter yang Hemat Listrik dan Awet, dari Zeta hingga EVO

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 18:39 WIB

DPR Mulai Tak Yakin BPOM Bisa Hentikan Keracunan MBG: Desain Program Harus Diubah Total

DPR Mulai Tak Yakin BPOM Bisa Hentikan Keracunan MBG: Desain Program Harus Diubah Total

News | Rabu, 09 September 2026 | 18:38 WIB

×