Kecepatan Jogging Pengaruhi Usia Harapan Hidup, Kok Bisa?

Minggu, 28 Maret 2021 | 18:05 WIB
Kecepatan Jogging Pengaruhi Usia Harapan Hidup, Kok Bisa?
Ilustrasi olahraga baru (Shutterstock)

Suara.com - Olahraga berperan penting terhadap risiko kematian dini dengan memperkuat pertahanan tubuh, seperti melawan penyakit kardiovaskular.

Karena, olahraga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan jantung dengan membuat jantung dan sistem peredaran darah lebih efisien.

Dalam hal ini, jogging sangat bermanfaat untuk meningkatkan usia harapan hidup seseorang. Penelitian telah berusaha mengidentifikasi hubungan kecepatan dan frekuensi jogging dengan peluang harapan hidup.

Sebuah studi dalam Jurnal menyelidiki hubungan antara jogging dan peluang hidup jangka Panjang serta semua penyebab kematian yang fokus pada efek kecepatan, kuantitas dan frekuensinya.

Analisis pada studi The Copenhagen City Heart ini mengamati pelari sehat dan non-pelasi selama lebih dari satu dekade. Pada penelitian ini, mereka memantau 1.098 pelari sehat dan 3.950 non-pelari sehat.

Ilustrasi lari, jogging. (Elements Envato)
Ilustrasi lari, jogging. (Elements Envato)

Kuantitas joging mingguan, frekuensi joging, dan persepsi subjek tentang kecepatan ditentukan melalui beberapa pertanyaan. Kemudian, data ini dibandingkan dengan kasus kardiovaskular selama decade tersebut.

Para peneliti menemukan kecepatan lari yang optimal untuk mengurangi risiko kematian akibat kardiovaskular adalah kecepatan 7 mil per jam.

Mereka juga menemukan jogging 6 mil per minggu, termasuk 3 hari hari per minggu juga bisa mengurangi risikonya.

Manfaat berlari

Baca Juga: Waspada, Ilmuwan Peringatkan Risiko Gelombang Ketiga Virus Corona Covid-19

Menurut NHS dilansir dari Express, rutin lari bisa membantu menguangi risiko penyakit jangka Panjang, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2 dan stroke.

Olahraga ini juga bisa meningkatkan suasana hati Anda dan menjaga berat badan tetap terkendali. Jika Anda baru memulai, penting untuk memastikan persiapakannya sudah matang.

"Lari membutuhkan sedikit peralatan, tetapi sepatu lari yang sesuai dengan jenis kaki bisa membantu meningkatkan kenyaman," jelas NHS.

Anda bisa mencobanya dari berlari perlahan dan meningkatkan kecepatannya secara bertahap. Jika Anda tidak bisa lari, Anda bisa berenang sebagai salah satau alternatifnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI