Waspada, Ilmuwan Peringatkan Risiko Gelombang Ketiga Virus Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 28 Maret 2021 | 14:58 WIB
Waspada, Ilmuwan Peringatkan Risiko Gelombang Ketiga Virus Corona Covid-19
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 (Unsplash/CDC)

Suara.com - Para ilmuwan memperingatkan gelombang ketiga pandemi virus corona Covid-19 bisa melanda Inggris, karena kasus infeksi di Eropa terus meningkat.

Baru-baru ini, seorang ilmuwan mengatakan bahwa gelombang ketiga virus corona Covid-19 bisa melanda pada bulan Juli 2021 mendatang.

Calum Semple, Profesor Pengobatan Wabah di Universitas Liverpool mengatakan kemungkinan besar semua orang akan melihat lonjakan kasus virus corona pada orang yang belum suntik vaksin Covid-18 dan lebih rentan terinfeksi.

"Kondisi ini dikhawatirkan terjadi di negara yang menyediakan vaksinasi lebih sedikit, sehingga gelombang ketiga pandemik bisa berkembang lebih baik dan harus menjadi perhatian," kata Calum dikutip dari The Sun.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson juga mengatakan bawa orang Inggris sudah bisa mulai merasakan efeknya, dari peningkatan kasus infeksi yang lebih tinggi di seluruh Eropa.

Ilustrasi virus corona Covid-19 [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona Covid-19 [Shutterstock]

Boris Johnson mengatakan peluncuran vaksin Covid-19 yang terjadi Inggris tidak bisa menjamin negaranya terhindar dari infeksi virus corona Covid-19 gelombang ketiga.

Sejauh ini di Inggris, lebih dari 28,9 juta orang telah menerima suntikan pertama vaksin Pfizer dan vaksin AstraZeneca, Lalu, lebih dari 2,7 juta orang telah menerima suntikan kedua.

Pada Desember 2020, Inggris mengalami peningkatan kasus yang cukup besar, di tengah kekhawatiran penyebaran varian baru virus corona Inggris.

Profesor Tim Spector pun memprediksi akan ada peningkatan kasus virus corona Covid-19 di Inggris pada akhir tahun 2021. Hal itu terjadi ketika varian baru virus corona berkembang cukup baik dan cepat.

Banyak kasus di Eropa diduga disebabkan oleh varian baru virus corona Inggris dan Afrika Selatan. Di samping itu, program vaksinasi Covid-19 yang lambat membuat infeksi virus corona terus meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Sebut Pengiriman Vaksin AstraZeneca ke Indonesia Ditunda

Kemenkes Sebut Pengiriman Vaksin AstraZeneca ke Indonesia Ditunda

Health | Minggu, 28 Maret 2021 | 14:45 WIB

Vaksin Covid-19 30 Persen Kurang Efektif Lawan Virus Corona Afrika Selatan

Vaksin Covid-19 30 Persen Kurang Efektif Lawan Virus Corona Afrika Selatan

Health | Minggu, 28 Maret 2021 | 14:25 WIB

Dilarang Berjualan, Pedagang Protes Kebijakan Pemkot Binjai

Dilarang Berjualan, Pedagang Protes Kebijakan Pemkot Binjai

Sumut | Minggu, 28 Maret 2021 | 13:20 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB