Apakah Anak Bisa Menularkan Penyakit Tuberkulosis?

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 04 April 2021 | 14:54 WIB
Apakah Anak Bisa Menularkan Penyakit Tuberkulosis?
Ilustrasi anak sakit tuberkulosis (Shutterstock)

Suara.com - Tuberkulosis termasuk penyakit menular yang bisa dialami orang dewasa juga anak-anak. Kebanyakan anak-anak tertular tuberkolulosis dari anggota keluarga yang tinggal satu rumah. 

Dokter spesialis anak dr. Tjatur Kuat Sagoro, Sp.A (K) mengatakan, anak di bawah usia satu tahun sangat berisiko tertular dan menjadi sakit tuberkulosis.

"Misalnya dia (anak) serumah dengan pasien dewasa tuberkulosis dan ada kontak erat, kecenderungan anak menjadi sakit mencapai 20-30 persen. Makin besar usia anak, misalnya berusia 5 tahun, presentasinya lebih kecil," kata dokter Tjatur dikutip dari Radio kesehatan Kemenkes, Minggu (4/3/2021).

Tetapi apakah anak juga bisa menularkan tuberkulosis pada orang dewasa?

Menurut doktet Tjatur, hal itu bukan tidak mungkin terjadi. Terutama jika anak telah positif terdiagnosis DPA positif tuberkulosis dan ditemukan banyak kuman mycobacterium tuberculosis dalam tubuhnya.

"Kalau zaman dulu dibilang anak kecil tidak menular, tapi kalau dia DPA positif kelainan parunya luas itu bisa menularkan. Anak kecil itu (kuman) sedikit saja dia sudah bisa jadi sakit. Tapi kalau kumannya banyak yang ditandai dengan DPA positif kemudian parunya bolong itu bisa menularkan," jelasnya.

Hanya saja, diagnosis tuberkulosis pada anak tidak semudah dilakukan terhadap orang dewasa. Meski disebabkan oleh kuman yang sama, tetapi dokter Tjatur mengatakan bahwa gejala tuberkulosis pada anak lebih beragam.

Dokter juga harus hati-hati dalam memberikan diagnosis tuberkulosis terhadap anak. "Karena sekali kita mendiagnosis tuberkulosis (pada anak), kita harus mewajibkan dia minum obat 6 bulan tanpa berhenti," ucapnya.

Gejala utama yang dialami anak yang terkena tuberkulosis, kata dokter Tjatur, biasanya berat badan turun, tubuh lemah, letih, kurang semangat, nafsu makan turun sering, demam tidak tinggi dan jarang batuk.

baca juga

"Jadi gejala utamanya bukan batuk, kalau dia sudah mempengaruhi ada keterlibatan dari kelenjar dalam dadanya itu yang kemudian menekan dari saluran nafas itu baru timbul batuk," jelas dokter Tjatur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Bikin Sulit Akses RS, Pencegahan Orang Bersiko TB Jadi Kunci

Pandemi Bikin Sulit Akses RS, Pencegahan Orang Bersiko TB Jadi Kunci

Health | Jum'at, 02 April 2021 | 18:39 WIB

Eliminasi Tuberkulosis, Jemput Bola dan Cari Kasus Jadi Cara Terbaik

Eliminasi Tuberkulosis, Jemput Bola dan Cari Kasus Jadi Cara Terbaik

Health | Jum'at, 02 April 2021 | 16:10 WIB

Cegah Tuberkulosis, Ini 6 Kebiasan untuk Membentuk Gaya Hidup Sehat

Cegah Tuberkulosis, Ini 6 Kebiasan untuk Membentuk Gaya Hidup Sehat

Health | Jum'at, 26 Maret 2021 | 08:39 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB