Benarkah Minum Air Sebelum atau Selama Makan Bikin Pencernaan Terganggu?

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 05 April 2021 | 14:00 WIB
Benarkah Minum Air Sebelum atau Selama Makan Bikin Pencernaan Terganggu?
Ilustrasi minum air saat makan (sumber: Visualphotos)

Suara.com - Pernah kah Anda mendapat teguran untuk tidak minum sebelum atau di tengah-tengah makan karena dianggap buruk untuk pencernaan?

Teori di balik klaim ini menyebut minum air sesaat sebelum atau di tengah makan dapat mengencerkan cairan pencernaan. Hal itu akan memengaruhi pemecahan makanan dan mengganggu penyerapan nutrisi.

Namun, klaim tersebut salah dan dibantah oleh ahli diet Tamara Duker Freuman, yang juga menulis buku 'The Bloated Belly Whisperer'.

Pencernaan dimulai di mulut, tempat makanan dihaluskan atau dilunakkan yang secara fisik oleh menyungah dan secara kimiawi oleh enzim dalam air liur.

Makanan kemudian melewati kerongkongan ke perut, yang akan dipecah oleh cairan lambung bersifat asam. Campuran yang dihasilkan kemudian pindah ke usus kecil, bergabung bersama asam empedu dan enzim.

Ilustrasi minum air putih saat perut kosong. (Shutterstock)
Ilustrasi minum air putih saat makan. (Shutterstock)

Sekitar 75% penyerapan nutrisi terhadi pada tahap tersebut, tulis Washington Post. Materi yang belum diserap akan diproses di usus besar dan kemudian, dikeluarkan. Seluruh proses ini memakan waktu antara 24 hingga 72 jam.

Gagasan air akan mengencerkan cairan pencernaan tidak benar karena beberapa alasan. Salah satunya, air diserap di perut dan cukup cepat, biasanya dalam waktu sekitar 20 menit, yang artinya pengenceran mungkin hanya bersifat sementara.

"Bahkan jika perut Anda penuh air, itu tidak akan menganggu pencernaan makanan. Air tidak akan menghambat aktivitas enzim karena enzim melekat pada partikel makanan, terlepas dari keberadaan air," jelas Deborah D. Proctor, anggota dewan pengurus American Gastroenterological Association.

Freuman menambahkan bahwa air juga tidak akan memengaruhi keasaman lambung.

Jadi, bertentangan dengan saran orang-orang, meminum air selama makan justru sebenarnya dapat membantu pencernaan, terutama selama tahap mengunyah dan menelan.

Intinya, meminum air sebelum, selama, atau setelah makan tidak akan menyebabkan masalah pencernaan selama meminumnya perlahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Anak Alami Gagal Hati setelah Minum Air Alkali, Produsen Tarik Produknya

5 Anak Alami Gagal Hati setelah Minum Air Alkali, Produsen Tarik Produknya

Health | Sabtu, 20 Maret 2021 | 09:19 WIB

Benarkah Minum Air Dingin Bisa Bantu Membakar Kalori?

Benarkah Minum Air Dingin Bisa Bantu Membakar Kalori?

Health | Kamis, 18 Maret 2021 | 07:00 WIB

Minum Air Jeruk, Juragan Bawang Merah Pingsan, Duit Rp 40 Juta Raib

Minum Air Jeruk, Juragan Bawang Merah Pingsan, Duit Rp 40 Juta Raib

Jatim | Rabu, 17 Maret 2021 | 09:46 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB