Array

Vaksin Covid-19, Perlukah Orang Dapat Suntikan Penguat Setiap Tahun?

Senin, 05 April 2021 | 14:57 WIB
Vaksin Covid-19, Perlukah Orang Dapat Suntikan Penguat Setiap Tahun?
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Vaksinasi menjadi salah satu harapan untuk menghentikan pandemi virus corona Covid-19. Tapi, suntikan vaksin Covid-19 juga belum pasti memberikan perlindungan penuh dari virus corona.

Saat ini memang belum ada vaksin yang 100 persen efektif dalam melawan virus corona Covid-19. Sejauh ini pun semua orang disarankan untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 2 kali agar mendapatkan perlindungan penuh.

Tapi dilansir dari Times of India, perlu dipahami bahwa efektivitas dan kemanjuran vaksin Covid-19 tidak sama. Tingkat efektivitas vaksin Covid-19 yang tinggi tidak selalu berarti terbaik di dunia.

Sering kali, keefektifan vaksin Covid-19 bervariasi karena variabel yang terjadi di dunia nyata.

Kedua, jenis virus corona juga terus bermutasi dan vaksin Covid-19 mungkin tidak selalu efektif melawan mutasi tersebut.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

1. Vaksin Pfizer

Menurut CEO Pfizer, Albert Bourla, vaksin Covid-19 yang tersedia sekarang mungkin tidak menawarkan jenis perlindungan yang membuat Anda tetap aman.

Dalam sebuah wawancara, dia mengklarifikasi bahwa seseorang mungkin perlu suntik vaksin Pfizer setiap tahunnya untuk tetap aman. Vaksin Pfizer pun terbukti 95 persen dalam uji klinis.

Bourla mengungkapkan bahwa mereka sedang melakukan uji coba dosis ketiga vaksin Pfizer untuk membuat vaksin Covid-19 sekarang ini lebih efektif melawan varian baru virus corona.

Baca Juga: Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Diare, Begini Ciri-cirinya

Ia menunjukkan bahwa seseorang perlu mendapatkan suntikan vaksin Pfizer setiap tahunnya untuk menghadapi mutasi virus corona Covid-19, sama seperti suntikan flu.

2. Vaksin Moderna

Setiap orang mungkin juga perlu mendapatkan suntikan vaksin Moderna secara teratur untuk mengurangi efek virus corona Covid-19. CEO Moderna, Stéphane Bancel juga telah menyatakan bahwa semua orang perlu belajar hidup berdampingan dengan virus, karena akan selalu ada dalam hidup.

Ia menyatakan bahwa virus akan menjadi endemik dan memengaruhi orang pada tingkat yang rendah, jarang menyebabkan penyakit parah. Bancel juga menjelaskan bahwa seseorang mungkin perlu mendapatkan suntikan penguat setelah 1 atau 2 tahun suntik vaksin Covid-19 terakhir.

3. Vaksin Covishield dan Covaxin

Dalam uji klinis, vaksin Covishield AstraZeneca memiliki tingkat kemanjuran 81,3 persen dan Covaxin memiliki tingkat kemanjuran 81 persen. Kedua vaksin Covid-19 ini disediakan di India untuk memberikan kekebalan terhadap virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI