Anhedonia, Kondisi yang Membuat Penderitanya Mati Rasa Terhadap Kesenangan

Rauhanda Riyantama, Rosiana Chozanah

Senin, 05 April 2021 | 18:05 WIB
Anhedonia, Kondisi yang Membuat Penderitanya Mati Rasa Terhadap Kesenangan
Seorang perempuan alami depresi. [shutterstock]

Suara.com - Dalam hidup, ada hari-hari saat Anda merasa senang, sedih, atau hanya biasa saja. Tapi pada orang dengan kondisi anhedonia, sebagian besar hari mereka terasa biasa saja.

Kondisi tersebut membuat penderitanya kehilangan kemampuan untuk merasakan kegembiraan, dan hal-hal yang biasanya membuat mereka puas atau bahkan gembira tidak lagi menimbulkan perasaan yang sama.

"Orang yang menderita anhedonia pada dasarnya telah kehilangan kemampuan untuk mengalami kesenangan atau hal-hal yang mereka sukai," kata Susan Albers-Bowling, PsyD, psikiater di Cleveland Clinic.

Albers-Bowling menambahkan bahwa terkadang penderitanya tidak terlalu peduli dan reaksi yang ditunjukan pun datar atau tidak ada sama sekali. lapor Health.

Anhedonia dapat bersifat fisik maupun psikologis. Terkadang kondisi ini dikategorikan oleh rangsangan yang berbeda dari sumber yang menimbulkan respons, contohnya sosial dan sensorik.

Ilustrasi perempuan depresi. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan depresi. (Shutterstock)

Misalnya, anhedonia sosial mengacu pada saat seseorang tidak mendapatkan kesenangan dari situasi sosial, seperti berbicara dengan teman, mendapatkan pengalaman baru, atau bersaing dengan orang lain.

Sebaliknya, anhedonia sensorik atau anhedonia fisik terjadi ketika sesorang kehilangan kenikmatan dari sensasi fisik, seperti bau kue atau rangsangan seksual (anhedonia seksual).

"Ingat Eeyore dari Winnie the Pooh? Seperti itulah anhedonia. Ini adalah karakter yang menunjukkan banyak ciri anhedonia, yakni pesimis, murung dan tidak terlalu menikmati," jelas Albers-Bowling.

Namun, anhedonia dapat muncul dalam berbagai cara, dan bergantung pada jenis anhedonia yang diderita orang tersebut. Secara umum, orang yang mengalami anhedonia akan merasakan mati rasa atau kurang perasaan.

baca juga

Mereka juga akan memiliki pandangan negatif.Bisa saja mereka berhenti tersenyum atau bereaksi terhadap hal-hal yang biasanya menyebabkan kegembiraan, dan akan menunjukkan lebih banyak perasaan putus asa

Psikolog di NYU Langone, Jessica Stern, mengatakan anhedonia paling sering menjadi gejala dari depresi, Tetapi ini bukan satu-satunya penyebab.

"Orang bisa mengalami anhedonia di luar depresi, tetapi itu bukan sebuah diagnosis," ujar Stern.

Kesedihan dan kecemasan juga dapat menyebabkan kondisi mati rasa ini. Sama halnya dengan anoreksia, skizofrenia, gangguan penyalahgunaan zat, Parkinson, PTSD, dan kondisi kesehatan mental lainnya.

Tidak jelas mekanisme apa di otak yang menyebabkan anhedonia, tetapi para ahli memiliki beberapa hipotesis, yakni adanya penurunan dopamin, atau neurotransmitter kesenangan di otak.

"Ada beberapa bagian otak yang diyakini juga terlibat dalam kemampuan dalam mengalami kegembiraan dan kesenangan seperti amigdala, yang memproses emosi, korteks prefrontal, yang merencanakan dan memproses penghargaan. Sistem otak ini pada dasarnya mati," tandas Albers-Bowling.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Warga Tangsel Digigit Kobra, Terasa Melepuh dan Tangan Mati Rasa

Ngeri! Warga Tangsel Digigit Kobra, Terasa Melepuh dan Tangan Mati Rasa

Jakarta | Jum'at, 02 April 2021 | 18:18 WIB

Mati Rasa Usai Istri Meninggal, Ifan Seventeen Bersyukur Ketemu Citra

Mati Rasa Usai Istri Meninggal, Ifan Seventeen Bersyukur Ketemu Citra

Entertainment | Jum'at, 26 Maret 2021 | 08:05 WIB

Jangan Duduk Terlalu Lama, Anda Berisiko Alami Sindrom Pantat Mati Rasa

Jangan Duduk Terlalu Lama, Anda Berisiko Alami Sindrom Pantat Mati Rasa

Health | Sabtu, 27 Februari 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

×