Sudah Divaksin Covid-19, Amankah Untuk Bisa Mudik?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 06 April 2021 | 15:55 WIB
Sudah Divaksin Covid-19, Amankah Untuk Bisa Mudik?
Ilustrasi mudik. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pemerintah telah menetapkan mudik lebaran tahun ini kembali dilarang untuk mencegah lonjakan penularan Covid-19. Libur lebaran juga dinilai akan meningkatkan pergerakan masyarakat sehingga berpotensi terjadi kerumunan dan penularan virus.

Tim pakar Satgas Covid-19 dr. Iwan Ariawan, M.S.PH., mengatakan, sejak pandemi tahun lalu telah terbukti bahwa libur panjang selalu berpotensi sebabkan lonjakan kasus Covid-19. Kondisi itu dipicu akibat pergerakan masyarakat yang meningkat.

"Kita sepanjang 2020 ada beberapa kali libur panjang. Kalau dilihat pada 2020, setiap libur panjang pergerakan orang naik banyak. Diawal Idulfitri karena ada pembatasan ada pergerakan naik sedikit kasus juga naik sedikit. Naik banyak sekali itu terjadi pada libur 17 Agustus, kemudian libur 1 Muharram. Pergerakan naik dan kasus naik juga," kata dokter Iwan dalam konferensi lers virtual, Selasa (6/4/2021).

Vaksinator memberikan suntikan vaskin Covid-19 dalam acara vaksinasi massal petugas pelayanan publik, TNI hingga wartawan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (26/2/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]
Vaksinator memberikan suntikan vaskin Covid-19 dalam acara vaksinasi massal petugas pelayanan publik, TNI hingga wartawan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (26/2/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

Meski sekarang sebagian masyarakat telah divaksinasi Covid-19, Iwan menegaskan bahwa hal itu bukan jaminan masyarakat bisa bepergian dengan aman. Terlebih, kekebalan kelompok mencakup 80 persen orang tervaksinasi juga belum tercapai.
 
"Kita bersyukur vaksinasi sudah berjalan. Tapi vaksinasi baru sebagian kecil, belum sampai herd imunity. Sehingga artinya kita belum dalam situasi aman. Kita harus tetap menjaga supaya tidak tertular dan supaya penyebaran berkurang," ucapnya.

Menurut dr. Iwan, libur panjang selalu menimbulkan resiko kenaikan kasus Covid-19 karena memicu masyarakat pergi liburan. Setiap kali pergerakan masyaakat meningkat, saat itu pula laporan kasus Covid-19 akan meningkat. Kondisi itu yang diperkirakan akan terjadi jika masyarakat tetap memaksakan diri untuk mudik lebaran tahun ini.

"Dampaknya yang bisa ditimbulkan jumlah kasus akan naik, jumlah transmisi akan naik. Kalau sekarang transmisi cenderung menurun, sudah menuju perbaikan. Sangat disayangkan kalau nanti naik lagi. Bukannya menuju terkandali tapi justru menjauh," ucapnya.

"Yang dikhawatirkan juga, mudik itu banyak bertemu dengan orang yang lebih tua. Jika mereka terinfeksi, itu resiko jadi kasus covid berat dan resiko meninggal lebih tinggi. Nanti kebutuhan rumah sakit meningkat dan kematian juga meningkat," imbuh dr. Iwan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Antibodi Tinggi, Presiden Meksiko: Saya Tak Perlu Divaksin Covid-19

Klaim Antibodi Tinggi, Presiden Meksiko: Saya Tak Perlu Divaksin Covid-19

News | Selasa, 06 April 2021 | 14:36 WIB

India Setop Ekspor Vaksin Covid-19, Ini Kata Sri Mulyani

India Setop Ekspor Vaksin Covid-19, Ini Kata Sri Mulyani

Bisnis | Selasa, 06 April 2021 | 14:04 WIB

Berapa Lama Kekebalan Vaksin Covid-19 Bisa Bertahan ? Ini Kata Peneliti

Berapa Lama Kekebalan Vaksin Covid-19 Bisa Bertahan ? Ini Kata Peneliti

Health | Selasa, 06 April 2021 | 13:45 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×