Dampak Pelecehan Seksual di Kantor: Gangguan Mental & Penurunan Kinerja

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 08 April 2021 | 14:57 WIB
Dampak Pelecehan Seksual di Kantor: Gangguan Mental & Penurunan Kinerja
Ilustrasi perempuan mengalami pelecehan seksual di tempat kerja. (Shutterstock)

Suara.com - Pelecehan seksual atau sexual harassment dalam lingkungan kerja bukanlah hal baru. Hingga kini masih banyak orang yang mengalaminya.

Pengacara ketenagakerjaan dan hukum di California, Amerika Serikat, Nannina Angioni, mengatakan pelecehan di tempat kerja merupakan jenis yang sangat buruk.

"Karyawan mengatakan ada perasaan tidak menyenangkan di perut dalam perjalanan ke tempat kerja, mengalami kecemasan, serangan panik, manifestasi fisik dari stres, yakni rambut rontok, gatal-gatal, hingga kenaikan serta penurunan berat badan," kata Angioni.

Psikolog klinis Colleen Cullen mengatakan perasaan malu atau bersalah yang mungkin dirasakan korban ketika dilecehkan secara seksual di tempat kerja dapat menghancurkan harga diri, terutama sebagai seorang profesional.

"(Korban) mungkin merasa mereka melakukan sesuatu yang membuat ini terjadi atau mendorongnya dengan cara tertentu," kata Cullen, menjelaskan bahwa korban bisa menyalahkan diri sendiri, dilansir NBC News.

Ilustrasi. (Foto: shutterstock)
Ilustrasi pelecehan seksual di tempat kerja (Foto: shutterstock)

Cullen menambahkan, korban bisa saja meragukan kemampuan mereka dan bertanya-tanya apakah mereka dipekerjakan tidak hanya karena nilai seksual mereka. Selain itu, korban bisa mempertanyakan pencapaian mereka dalam bekerja, terutama di awal karier.

"Mereka mungkin bertanya, 'apakah seperti ini di bidang ini?'. Jika mereka tidak memiliki apa-apa untuk dibandingkan, mereka mungkin tidak tahu apa yang normal atau jalan yang tepat," lanjut Cullen.

Karenanya, penelitian Cullen menyebut pelecehan seksual di awal karier seseorang dapat berdampak pada kesehatan mental korban dalam jangka panjang.

Jaksa dan pendidik di San Diego, AS, Wendy L. Patrick, mengatakan depresi pada korban wanita dapat bertahan hingga sepuluh tahun. Hal ini juga dapat memengaruhi kinerja mereka.

baca juga

Jadi, penderitaan dari korban (yang seringkali diam) tidak boleh dianggap remah.

"Ketika karyawan ditanyai tentang efek pelecehan, Anda selalu mendengar tentang beberapa manifestasi fisik dari stres. Mereka tidak bisa tidur," pungkas Angioni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Guru Sekolah Korban Ikut Intimidasi Kasus Pelecehan Seksual Dosen Unej

Duh, Guru Sekolah Korban Ikut Intimidasi Kasus Pelecehan Seksual Dosen Unej

Malang | Kamis, 08 April 2021 | 12:17 WIB

Remaja Korban Pelecehan Seksual oleh Oknum Dosen Unej Mendapat Intimidasi

Remaja Korban Pelecehan Seksual oleh Oknum Dosen Unej Mendapat Intimidasi

Malang | Kamis, 08 April 2021 | 11:18 WIB

Pelecehan di Tempat Kerja Masih Marak, Dampaknya Tidak Hanya Mental Saja!

Pelecehan di Tempat Kerja Masih Marak, Dampaknya Tidak Hanya Mental Saja!

Health | Rabu, 07 April 2021 | 17:35 WIB

Terkini

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:51 WIB

IHSG Tembus Lagi Level 6.000, Saham GOTO Kembali Melonjak

IHSG Tembus Lagi Level 6.000, Saham GOTO Kembali Melonjak

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:50 WIB

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Singgung Argentina, Justin Hubner Kirim Pesan untuk Suporter Timnas Indonesia Jelang Final

Singgung Argentina, Justin Hubner Kirim Pesan untuk Suporter Timnas Indonesia Jelang Final

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam

Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Ada Helikopter dan Pesawat, Ini Daftar Aset Mewah yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Motor BGN

Ada Helikopter dan Pesawat, Ini Daftar Aset Mewah yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Motor BGN

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Kenapa Jangan Menggosok Parfum di Kulit? Ini Cara Pakai yang Benar agar Wanginya Awet

Kenapa Jangan Menggosok Parfum di Kulit? Ini Cara Pakai yang Benar agar Wanginya Awet

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:40 WIB

BGN Minta Setiap Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Kalau Perlu Dilakukan Jam 2 Pagi

BGN Minta Setiap Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Kalau Perlu Dilakukan Jam 2 Pagi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Kesederhanaan yang Perlahan Pergi

Kesederhanaan yang Perlahan Pergi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:30 WIB

×