alexametrics

Atasi Disfungsi Ereksi, DKT Indonesia Luncurkan Produk TOPGRA

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Atasi Disfungsi Ereksi, DKT Indonesia Luncurkan Produk TOPGRA
TOPGRA (DKT Indonesia)

Inovasi produk ini didasari pada masih cukup tingginya angka penderita disfungsi ereksi.

Suara.com - DKT Indonesia, organisasi kesehatan reproduksi meluncurkan produk baru untuk mengatasi permasalahan disfungsi ereksi, yakni TOPGRA.

"TOPGRA kami luncurkan, sebagai sebuah inovasi untuk memenuhi kebutuhan akan permasalahan disfungsi ereksi, sebagai alternatif, efektivitas dan durasi maksimal," kata Rony Syamson, Brand Manager TOPGRA, Kamis (8/4/2021).

Terapi oral ini mengandung sildenafil sitrat 100 miligram penghambat phosphodiesterase-5 (PDE5), enzim penghancur cGMP (cyclic guanosine monophospate).

cGMP merupakan enzim yang menyebabkan pelebaran pembuluh darah di area sekitar penis bernama korpus kavernosum.

Baca Juga: Tak Sekadar Obat Kuat, Viagra Juga Mungkin Turunkan Risiko Masalah Jantung

Dengan pelebaran pembuluh darah di sekitar area penis, maka darah dapat mengalir ke penis dan menyebabkan pembesaran hingga penis ereksi.

TOPGRA (DKT Indonesia)
TOPGRA (DKT Indonesia)

"Efektivitas TOPGRA setara dengan efektivitas produk originator yang ditunjukkan dengan uji Bioequivalence dengan hasil sama-sama menunjukkan reaksi bermakna setelah 30 menit, serta durasi efektivitas yang berlangsung selama 4 hingga 6 jam," sambung Rony.

Rony juga mengatakan bahwa produk ini sudah mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Obat lebih baik dikonsumsi maksimal satu jam sebelum berhubungan.

Inovasi produk ini didasari pada masih cukup tingginya angka penderita disfungsi ereksi. Berdasarkan penelitian, sebanyak 35,6% pria Indonesia mengalami disfungsi ereksi.

Selain itu, beberapa dari mereka juga masih menganggap tabu dan remeh tentang permasalahan kesehatan reproduksi ini.

Baca Juga: Ingin Bunga Mawar dari Kekasih Tahan Lama? Tambahkan 1mg Viagra!

Bahkan, sebuah survey di Eropa pernah mengungkapkan hanya 50% pria yang mengetahui tanda dan gejala disfungsi ereksi.

Komentar