Cerita Boy Hadi, Penyintas Covid-19 yang Akui Selalu Patuhi Prokes

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 12 April 2021 | 13:27 WIB
Cerita Boy Hadi, Penyintas Covid-19 yang Akui Selalu Patuhi Prokes
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Covid-19 telah menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Lewat sebuah webinar, seorang penyintas Covid-19 berusaha membagikan pengalamannya terinfeksi virus corona jenis baru tersebut.

Dia adalah Boy Hadi Ismanto, seorang penyintas Covid-19 yang bercerita dalam webinar bertajuk Refleksi Satu Tahun Pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

Ia menuturkan bagaimana dirinya terkonfirmasi positif Covid-19 pada 19 Januari 2021 lalu. Awaknya Boy mengalami gejala awal seperti sakit tenggorokan, batuk, dan demam, hingga memutuskan untuk berobat ke dokter.

"Saat itu saya baru saja dua hari setelah vaksin, memang ada riwayat beberapa hari sebelumnya pergi ke Papua. Sakitnya emang aneh, udah dikasih obat tapi tidak ada perubahan selama lima hari. Kontrol lagi kemudian satu minggu, kok gejalanya makin gak enak. Akhirnya saya berobat lagi dan disarankan swab antigen. Hasilnya positif Covid-19," ungkapnya, Minggu (11/4/2021).

Kata Boy, ia tak menduga bahwa dirinya terinfeksi Covid-19. Apalagi ia mengklaim telah menjalani protokol kesehatan sebaik mungkin. "Kok bisa kena, padahal saya sudah prokes dengan baik. Bahkan di pesawat saya sampai tidak makan dan minum selama 5-7 jam dari Papua ke Jakarta," jelasnya.

Ia mengatakan, sejak awal muncul gejala dirinya sudah melakukan isolasi dengan tidur terpisah dari istri dan anak-anaknya.

"Jadi saya sudah memisahkan diri, di rumah pakai masker. Saat saya di rawat, ada kekhawatiran lagi, jangan-jangan saya menulari istri dan anak saya. Jadi kekhawatirannya double kalau kena Covid-19," kisahnya lebih lanjut.

Awalnya, Boy mengaku tak mau dirawat. Namun kondisinya memburuk karena mengalami gejala lain yaitu sakit kepala, mual hingga muntah-muntah.

"Kemudian tiba-tiba ada gejala yang muncul, kepala saya kayak ditusuk-tusuk paku. Selain itu sesak napas dan mual juga, pas di rawat juga gak tahu kenapa kolestrol saya naik. Padahal setiap tahun saya selalu medical check up, dan hasil semuanya alhamdulilah normal," ungkapnya.

baca juga

Selama dirawat, ia menjalani terapi obat-obatan. "Itu sangat tidak enak, sampai mau tarik napas saja tidak maksimal," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muhammadiyah: Pasien Covid-19 Tak Wajib Puasa, Termasuk OTG

Muhammadiyah: Pasien Covid-19 Tak Wajib Puasa, Termasuk OTG

News | Senin, 12 April 2021 | 13:13 WIB

Studi: Vaksin Kemungkinan Meredakan Gejala Covid-19 Jangka Panjang

Studi: Vaksin Kemungkinan Meredakan Gejala Covid-19 Jangka Panjang

Health | Senin, 12 April 2021 | 13:10 WIB

Kasus Meroket Lagi, India Larang Ekspor Obat hingga Bahan Vaksin Covid-19

Kasus Meroket Lagi, India Larang Ekspor Obat hingga Bahan Vaksin Covid-19

News | Senin, 12 April 2021 | 13:15 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×