Studi: Vaksin Kemungkinan Meredakan Gejala Covid-19 Jangka Panjang

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 12 April 2021 | 13:10 WIB
Studi: Vaksin Kemungkinan Meredakan Gejala Covid-19 Jangka Panjang
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Sebuah studi pracetak di Inggris menyatakan bahwa vaksin memberikan perlindungan pada mantan pasien Covid-19 dengan gejala jangka panjang. 

Melansir dari Healthline, peneliti mengikuti 66 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit yang memiliki gejala yang bertahan hingga 8 bulan. Setidaknya 44 peserta telah mendapat vaksinasi dan 22 peserta tidak.

Orang yang menerima vaksin Covid-19 mengalami perbaikan kecil secara keseluruhan pada gejala Covid-19 jangka panjang dibandingkan dengan pasien yang tidak divaksinasi. Sekitar 23 persen pasien yang divaksinasi melaporkan bahwa gejala mereka membaik, dibandingkan dengan sekitar 15 persen orang yang tidak divaksinasi.

Selain itu, lebih sedikit orang yang divaksinasi melihat gejala yang memburuk.

Para peneliti tidak melihat perbedaan tanggapan antara orang-orang yang menerima vaksin Pfizer-BioNTech atau Oxford-AstraZeneca. Mereka meneliti dengan pemberian vaksin Moderna.

Studi ini bersifat observasional, sehingga tidak dapat menunjukkan bahwa vaksin bertanggung jawab atas perbaikan gejala Covid-19 jangka panjang. Faktor lain dapat mempengaruhi hasil.

Belum jelas mengapa vaksin dapat mengurangi gejala Covid-19 yang lama, tetapi ahli imunologi Yale Akiko Iwasaki, PhD menyatakan bahwa orang dengan gejala Covid-19 yang masih ada mungkin masih memiliki virus korona hidup di tubuhnya yang dikenal sebagai reservoir virus. Respons kekebalan yang kuat yang disebabkan oleh vaksin Covid-19 dapat menghilangkan virus yang tersisa, yang akan mengurangi gejala.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Kemungkinan lain adalah Covid-19 dapat menyebabkan penyakit autoimun pada beberapa orang di mana sel kekebalan secara keliru menyerang sel tubuh sendiri. Dalam kasus ini, vaksin mungkin memberikan bantuan sementara dari respon imun yang tidak tepat.

Ini mungkin menjelaskan mengapa beberapa orang yang merasa lebih baik setelah vaksinasi menemukan bahwa gejala Covid-19mereka yang lama kembali setelah beberapa minggu.

baca juga

Meski begitu para peneliti menyatakan bahwa masih diperlukan penelitian yang lebih besar. Studi ini pun belum ditinjau oleh rekan sejawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos CDC China Tak Terima Diberitakan Vaksin Covid-19 Buatannya Rendah

Bos CDC China Tak Terima Diberitakan Vaksin Covid-19 Buatannya Rendah

Health | Senin, 12 April 2021 | 12:56 WIB

Terinspirasi dari Covid-19, Peneliti Kembangkan Vaksin Kanker dan HIV/AIDS

Terinspirasi dari Covid-19, Peneliti Kembangkan Vaksin Kanker dan HIV/AIDS

Health | Senin, 12 April 2021 | 12:08 WIB

Studi: Paparan Sinar Matahari Bikin Risiko Kematian Akibat Covid-19 Rendah

Studi: Paparan Sinar Matahari Bikin Risiko Kematian Akibat Covid-19 Rendah

Health | Senin, 12 April 2021 | 11:37 WIB

Terkini

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:49 WIB

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

×