Studi: Kurang Aktivitas Fisik Tingkatkan Risiko Keparahan Covid-19

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 14 April 2021 | 08:53 WIB
Studi: Kurang Aktivitas Fisik Tingkatkan Risiko Keparahan Covid-19
Ilustrasi olahraga di rumah (shutterstock)

Suara.com - Kurang aktivitas fisik terkait dengan infeksi Covid-19 yang lebih parah dan peningkatan risiko kematian. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang diterbitkan secara online di British Journal of Sports Medicine.

Melansir dari Medical Xpress, pasien dengan Covid-19 yang secara konsisten tidak aktif selama 2 tahun sebelum pandemi lebih mungkin dirawat di rumah sakit, memerlukan perawatan intensif, dan meninggal daripada pasien yang secara konsisten memenuhi pedoman aktivitas fisik.

Beberapa faktor risiko infeksi Covid-19 yang parah telah diidentifikasi, termasuk usia lanjut, jenis kelamin laki-laki, dan kondisi medis tertentu yang mendasari, seperti diabetes, obesitas, dan penyakit kardiovaskular.

Tetapi ketidakaktifan fisik bukanlah salah satunya, meskipun kondisi tersebut berkontribusi untuk beberapa kondisi jangka panjang.

Untuk mengeksplorasi dampak potensial pada tingkat keparahan infeksi, termasuk tingkat masuk rumah sakit, kebutuhan perawatan intensif, dan kematian, para peneliti membandingkan hasil ini pada 48.440 orang dewasa dengan infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi antara Januari dan Oktober 2020.

Usia rata-rata pasien adalah 47 tahun, hampir dua pertiganya adalah perempuan (62%). Berat badan rata-rata (BMI) mereka adalah 31 yang tergolong obesitas.

Sekitar setengahnya tidak memiliki kondisi yang mendasari seperti diabetes, COPD, penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal, dan kanker. Hampir 1 dari 5 (18%) hanya memiliki satu dan hampir sepertiga (32%) memiliki dua atau lebih kondisi kesehatan.

Semuanya telah melaporkan tingkat aktivitas fisik rutin mereka setidaknya tiga kali antara Maret 2018 hingga Maret 2020.

Pasien dengan Covid-19 yang secara konsisten tidak aktif secara fisik memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk dirawat di rumah sakit daripada mereka yang menghabiskan lebih dari 150 menit aktivitas setiap minggu.

baca juga

Mereka juga 73 persen lebih mungkin membutuhkan perawatan intensif dan 2,5 kali lebih mungkin meninggal karena infeksi.

Dan pasien yang secara konsisten tidak aktif juga 20 persen lebih mungkin untuk dirawat di rumah sakit, 10 persen lebih mungkin membutuhkan perawatan intensif, dan 32 persen lebih mungkin meninggal karena infeksi mereka daripada pasien yang melakukan aktivitas fisik secara teratur.

Situasi pandemi tidak menyurutkan kebutuhan berolahraga.
Situasi pandemi tidak menyurutkan kebutuhan berolahraga.

Ini adalah studi observasional, sehingga tidak dapat menetapkan hubungan sebab akibat . Studi ini juga mengandalkan penilaian pasien sendiri terhadap aktivitas fisik mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Posko Penyekatan Perbatasan Lampung - Sumsel Diaktifkan Hari Ini

Posko Penyekatan Perbatasan Lampung - Sumsel Diaktifkan Hari Ini

Sumsel | Rabu, 14 April 2021 | 05:24 WIB

Dinkes: Vaksinasi COVID 19 pada Lansia di Palembang Masih Rendah

Dinkes: Vaksinasi COVID 19 pada Lansia di Palembang Masih Rendah

Sumsel | Rabu, 14 April 2021 | 05:12 WIB

MUI Keluarkan Fatwa Vaksin Tak Batalkan Puasa, Ini Tanggapan Kemenkes

MUI Keluarkan Fatwa Vaksin Tak Batalkan Puasa, Ini Tanggapan Kemenkes

Health | Rabu, 14 April 2021 | 05:02 WIB

Terkini

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:02 WIB

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:00 WIB

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:55 WIB

×