Dr Anthony Fauci Minta Vaksin Johnson & Johnson Tetap Digunakan AS, Kenapa?

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 16 April 2021 | 13:14 WIB
Dr Anthony Fauci Minta Vaksin Johnson & Johnson Tetap Digunakan AS, Kenapa?
Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, Anthony Fauci [AFP]

Suara.com - Pakar penyakit menular kenamaan asal Amerika Serikat, Dr Anthony Fauci, meminta regulator untuk tetap menggunakan vaksin COVID-19 Johnson & Johnson.

Dilansir ANTARA dari Reuters Kamis (15/4), Dr Fauci mengatakan vaksin J&J akan segera kembali ke jalur yang benar sehingga penundaan penggunaan wajib dicabut.

Pernyataan itu muncul sehari setelah panel penasihat Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) menunda pemungutan suara mengenai nasib vaksin J&J setidaknya selama sepekan, sampai pihaknya mendapat lebih banyak data terkait risiko vaksin.

AS sebelumnya pekan ini memutuskan untuk menghentikan pemberian vaksin COVID-19 J&J guna menyelidiki enam kasus pembekuan darah otak yang langka, yang terkait dengan kadar trombosit yang rendah di dalam darah.

Fauci mengatakan jeda tersebut menjadi indikator bahwa CDC amat memerhatikan keselamatan masyarakat dalam membuat peraturan seputar vaksin.

"indikasi bahwa CDC dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) sangat serius memperhatikan keamanan. Saya berharap mereka membuat kesimpulan tentang hal ini segera, dan (vaksin itu) kembali ke jalurnya," kata Fauci.

"Dan saya yakin mereka akan melakukannya," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) telah mendaftar sejumlah gejala efek samping dari vaksin Johnson & Johnson.

Gejala tersebut antara lain, sakit kepala yang tidak kunjung sembuh, sakit perut atau kaki yang tidak kunjung reda serta sesak napas yang semakin meningkat. CDC menyarankan untuk segera memeriksakan diri jika mengalaminya.

baca juga

Menurut mereka, itu bisa menjadi tanda dari jenis gumpalan darah sangat langka dan parah yang mungkin terkait dengan vaksin.

Kasusnya memang sangat jarang. Sejauh ini hanya enam kasus yang dilaporkan di Amerika Serikat dari sekitar tujuh juta dosis vaksin Johnson & Johnson yang sudah diberikan.

"Namun, jika sudah menerima vaksin J&J lebih dari sebulan yang lalu, risiko mengalaminya sangat rendah," kata Anne Schuchat, wakil direktur utama CDC selama pengarahan virtual pada Selasa (13/4/2021), dilansir CNN.

CDC mendapat laporan enam wanita antara usia 18 hingga 48 telah terkena trombosis sinus vena serebral (CVST), yakni gumpalan di area otak yang mengumpulkan dan mengalirkan darah kurang oksigen.

"Ketika ini terjadi, sel darah bisa pecah dan membocorkan darah ke jaringan otak, membentuk pendarahan," menurut laman Johns Hopkins Medicine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Fakta: Bedak Bayi Johnson & Johnson Mengandung Bahan yang Dapat Menyebabkan Kanker

Cek Fakta: Bedak Bayi Johnson & Johnson Mengandung Bahan yang Dapat Menyebabkan Kanker

News | Senin, 22 Juli 2024 | 16:35 WIB

Pakar Penyakit Menular Dr Anthony Fauci Siap Mundur Jadi Penasihat Presiden AS, Karena Apa?

Pakar Penyakit Menular Dr Anthony Fauci Siap Mundur Jadi Penasihat Presiden AS, Karena Apa?

Health | Selasa, 23 Agustus 2022 | 18:07 WIB

4 Fakta Dibalik Penghentian Penjualan Bedak Bayi Johnson & Johnson 2023 Mendatang

4 Fakta Dibalik Penghentian Penjualan Bedak Bayi Johnson & Johnson 2023 Mendatang

Health | Minggu, 14 Agustus 2022 | 12:45 WIB

Diduga Sebabkan Kanker, Brand Bedak Bayi Ini Dituntut Bayar sampai Rp30 Triliun

Diduga Sebabkan Kanker, Brand Bedak Bayi Ini Dituntut Bayar sampai Rp30 Triliun

Lifestyle | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 13:52 WIB

Johnson & Johnson Setop Jual Bedak Bayi Ini Mulai 2023, Ada Apa?

Johnson & Johnson Setop Jual Bedak Bayi Ini Mulai 2023, Ada Apa?

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 10:32 WIB

AS: Kelompok Homoseksual Harus Diprioritaskan Dapat Vaksin Cacar Monyet

AS: Kelompok Homoseksual Harus Diprioritaskan Dapat Vaksin Cacar Monyet

Health | Selasa, 26 Juli 2022 | 16:05 WIB

Anthony Fauci Meminta Kasus Cacar Monyet Ditangani secara Serius

Anthony Fauci Meminta Kasus Cacar Monyet Ditangani secara Serius

Health | Selasa, 19 Juli 2022 | 14:53 WIB

Dokter Top AS Anthony Fauci Positif Covid-19, Ini Gejala yang Dialaminya

Dokter Top AS Anthony Fauci Positif Covid-19, Ini Gejala yang Dialaminya

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 09:05 WIB

Sudah Booster Dua Kali, Dokter Top AS Anthony Fauci Positif Covid-19

Sudah Booster Dua Kali, Dokter Top AS Anthony Fauci Positif Covid-19

Health | Kamis, 16 Juni 2022 | 09:48 WIB

Terkini

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:17 WIB

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M

Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:14 WIB

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Sebut Persidangan Akal-akalan

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Sebut Persidangan Akal-akalan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana

Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04 WIB

Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola

Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:59 WIB

×