Rosacea dan Pembuluh Darah Bisa Buat Wajah Merah, Ini Perbedaannya!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 16 April 2021 | 16:50 WIB
Rosacea dan Pembuluh Darah Bisa Buat Wajah Merah, Ini Perbedaannya!
Rosacea, kulit wajah kemerahan (Unsplash)

Suara.com - Rosacea adalah gangguan kulit inflamasi jangka panjang yang berkembang secara bertahap dengan membuat wajah memerah atau kemerahan ringan. Kondisi ini bisa menyebabkan wajah merah permanen.

Tetapi, pembuluh darah juga bisa menyebabkan pipi merah sehingga membuat orang sulit membedakannya. Lisa Borg, Ahli Terapi Nutrisi di Pulse Light Clinic, menjelaskan perbedaan antara keduanya.

Rosacea biasanya ditandai dengan kondisi pipi merah konstan, merasa gatal dan kemerahan, pembuliuh darah rusak, kulit terbakar, benjolan di bawah kulit dan tekstur kulit tidak rata, serta kemerahan setelah makan dan masalah perut.

Sedangkan, kemerahan akibat pembuluh darah biasanya ditandai dengan pipi merah sekali, wajah memerah berlebihan setelah gym dan kemerahan setelah mandi air panas.

Selama 15 tahun terakhir, Lisa telah mengamati efek stres pada rosacea. Lisa menjelaskan bahwa tubuh merespons stres pikiran dengan melepaskan hormon dan neurotransmiter yang menyebabkan perubahan internal. Tubuh merespons semua stres seolah-olah membutuhkan tindakan fisik.

Ilustrasi rosacea, kulit wajah kemerahan (Shutterstock)
Ilustrasi rosacea, kulit wajah kemerahan (Shutterstock)

"Pada tahap ini terjadilah perubahan internal. Penderita Rosacea tahu betapa stresnya kondisi ini setiap hari. Efek jangka panjang dari mengatasi Rosacea mengakibatkan berkurangnya kemampuan untuk menangani stres sehari-hari," kata Lisa dikutip dari Express.

Penyebab rosacea sendiri belum diketahui jelasnya, tetapi stres berperan penting dalam berkembangnya kondisi ini. Jadi, belum jelas stres memicu rosacea atau tidak, tetapi stres pasti pengaruhi rosacea.

"Karena dinding pembuluh darah mulai terganggu yang menunjukkan kekurangan nutrisi dan masalah pencernaan sehingga wajah memerah," jelasnya.

Adapun 4 subtipe rosacea yang perlu Anda pahami.

1. Rosacea eritematotelangiektatis

Rosacea eritematotelangiektatis ditandai dengan kemerahan pada wajah bagian tengah, sensasi menyengat dan terbakar serta kulit bersisik.

2. Rosacea papulopustular

Rosacea papulopustular ditandai dengan kemerahan wajah bagian tengah yang persisten pada kulit dengan papula transien atau pustula. Tapi, papula dan pustula juga dapat muncul di sekitar mulut, hidung, dan mata.

Kondisi ini juga menimbulkan sensasi terbakar dan menyengat yang biasanya terdeteksi pada pasien ketika menderita kombinasi rosacea subtipe 2 dan 1.

3. Rosacea phymatous

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Alasan Tak Perlu Cuci Wajah dengan Sabun Usai Bangun Tidur

4 Alasan Tak Perlu Cuci Wajah dengan Sabun Usai Bangun Tidur

Lifestyle | Senin, 12 April 2021 | 11:15 WIB

Tak Bikin Bisulan, Ini Tiga Manfaat Telur untuk Perawatan Kulit Wajah

Tak Bikin Bisulan, Ini Tiga Manfaat Telur untuk Perawatan Kulit Wajah

Lifestyle | Selasa, 06 April 2021 | 03:05 WIB

Ketahui Manfaat dan Cara Membuat Minyak Bunga Lavender

Ketahui Manfaat dan Cara Membuat Minyak Bunga Lavender

Lifestyle | Kamis, 01 April 2021 | 17:59 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB