Usai Suntik Vaksin Johnson & Johnson, Waspadai Gejala Langka Ini!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 16 April 2021 | 19:15 WIB
Usai Suntik Vaksin Johnson & Johnson, Waspadai Gejala Langka Ini!
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Satu kali suntikan vaksin Johnson & Johnson dipercaya mampu melawan virus corona Covid-19. Tapi, penggunaan vaksin Johnson & Johnson perlu diwaspadai.

Jika Anda mengalami sakit kepala parah yang tak kunjung sembuh, sakit perut atau kaki yang tak kunjung reda dan sesak napas parah, Anda harus segera menghubungi petugas kesehatan.

Karena, kondisi itu bisa menjadi tanda pembekuan darah langka dan parah yang terkait dengan vaksin Johnson & Johnson. Meskipun sangat jarang terjadi, ada 6 kasus pembekuan darah terkait vaksin Johnson & Johnson terdeteksi di Amerika Serikat.

"Jika Anda menerima vaksin Johnson & Johnson lebih dari sebulan lalu, risikonya akan lebih rendah," kata Dr. Anne Schuchat, wakil direktur utama Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS dikutip dari CNN.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), mengumumkan 6 wanita antara usia 18 dan 48 tahun telah mengembangkan trombosis sinus vena serebral (CVST), gumpalan darah di area otak yang mengumpulkan dan mengalirkan darah karena kekurangan oksigen.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Ketika kondisi ini terjadi, sel darah bisa pecah dan membocorkan darah ke jaringan otak serta membentuk perdarahan. Kasus tersebut mendorong CDC dan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS untuk merekomendasikan agar administrasi vaksin J&J Covid-19 dihentikan sementara untuk penyelidikan lebih lanjut.

CDC mengatakan bahwa 6 wanita mengembangkan gejala pembekuan darah langka dan parah setelah 6 hingga 13 hari suntik vaksin Johnson & Johnson.

Dr. Tom Shimabukuro, pimpinan keamanan vaksin dengan Tim Respons Covid-19 Pusat Pengendalian dan Pencegahan AS, mengatakan di antara 5 dari 6 wanita tersebut mengalami gejala sakit kepala parah.

"Hal penting yang perlu diperhatikan di sini adalah ciri awal gejala nonspesifik atau ketika pasien mulai bergejala, seperti sakit kepala, kelesuan, menggigil dan myalgia," kata Shimabukuro.

baca juga

Gejala selanjutnya termasuk sakit kepala parah, sakit perut parah, memar dan bengkak di ekstremitas bawah. Salah satu wanita meninggal 12 hari setelah menerima vaksin dan memasuki rumah sakit dengan sakit kepala parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok Vaksin Covid-19 di Kota Batam Habis

Stok Vaksin Covid-19 di Kota Batam Habis

Batam | Jum'at, 16 April 2021 | 07:25 WIB

Amankah Suntik Vaksin Covid-19 ketika Berpuasa? Ini Kata Ahli

Amankah Suntik Vaksin Covid-19 ketika Berpuasa? Ini Kata Ahli

Health | Kamis, 15 April 2021 | 20:37 WIB

Vaksin J&J Didera Kasus Pembekuan Darah, AS - Afsel Tangguhkan Penyuntikan

Vaksin J&J Didera Kasus Pembekuan Darah, AS - Afsel Tangguhkan Penyuntikan

News | Jum'at, 16 April 2021 | 04:30 WIB

Terkini

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan

BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 19:18 WIB

Pajak Pembalut Jadi Bukti Nafsu Belanja Negara Ugal-ugalan Saat Penerimaan Terbatas

Pajak Pembalut Jadi Bukti Nafsu Belanja Negara Ugal-ugalan Saat Penerimaan Terbatas

News | Senin, 02 November 2026 | 19:17 WIB

Dari Lereng Muria, Tradisi Guyang Cekathak Jadi Simbol Perhomatan pada Alam

Dari Lereng Muria, Tradisi Guyang Cekathak Jadi Simbol Perhomatan pada Alam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 19:15 WIB

Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif? Ini Penyebab Utamanya Menurut Aturan Terbaru!

Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif? Ini Penyebab Utamanya Menurut Aturan Terbaru!

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 19:15 WIB

Sengketa Tanah Sejak 2018 Memanas di Palembang, Ketua RT dan RW Dibacok Saat Pengukuran Lahan

Sengketa Tanah Sejak 2018 Memanas di Palembang, Ketua RT dan RW Dibacok Saat Pengukuran Lahan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 19:14 WIB

Dapur-dapur MBG Kerek Penjualan Daihatsu Gran Max hingga 20 Persen

Dapur-dapur MBG Kerek Penjualan Daihatsu Gran Max hingga 20 Persen

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:10 WIB

×