alexametrics

Justin Bieber Akui Tahun Pertama Pernikahannya Sangat Sulit, Mengapa?

Rauhanda Riyantama | Rosiana Chozanah
Justin Bieber Akui Tahun Pertama Pernikahannya Sangat Sulit, Mengapa?
Justin Bieber dan Hailey Baldwin (instagram Hailey Baldwin)

Rintangan tahun pertama pernikahan adalah komunikasi.

Suara.com - Dalam wawancara baru-baru ini dengan majalah GQ, penyanyi kenamaan Justin Bieber mengaku tahun pertama pernikahannya dengan Hailey Bieber sangat sulit baginya.

"Tahun pertama pernikahan sangat sulit. Hanya ada kurangnya kepercayaan," kata Justin.

Saat kabar pernikahan Justin dan Heiley menyebar, tidak sedikit orang yang mengkritik karena saat itu usia keduanya begitu muda, yakni 24 dan 21 tahun.

Psikoterapis berbasis di New York City, Jennifer Mann, mengatakan bahwa menikah dapat mengubah dinamika pasangan dalam cara yang tidak terduga dan menantang, terlepas dari seberapa lama pasangan berpacaran sebelumnya.

Baca Juga: Beberkan Rencana Pernikahan Lesti Kejora dan Rizky Billar, Mpok Ati Ngiri

"Bagi mereka yang telah bersama pasangan selama bertahun-tahun, mungkin akan mengejutkan bahwa segala sesuatunya terasa 'berbeda'," kata Jennifer, dilansir Insider. Tahun pertama kemungkinan berisi penyesuaian dan mungkin itu tidak selalu selaras.

Ilustrasi Pasangan Dingin. (unsplash.com/@jasonyoder)
Ilustrasi pasangan sudah menikah. (unsplash.com/@jasonyoder)

Rintangan Tahun Pertama Pernikahan adalah Komunikasi

Pasangan mungkin mengalami masalah di tahun pertama pernikahan saat mereka mencoba menyesuaikan diri dengan tahap baru kehidupan bersama.

"Awal dari babak baru bisa menjadi saat di mana pasangan menyesuaikan diri dengan peran baru, menciptakan batasan baru dan bergerak melalui transisi ini sebagai satu kesatuan," jelas Jennifer.

Menurutnya, dengan semua hal baru tersebut, datang kesempatan yang memunculkan tantangan baru, Menjadikan tahun pertama sebagai masa transisi yang bisa terasa sulit.

Baca Juga: Nyesek Tunangannya Nikahi Orang Lain, Wanita Bakar Suvenir Pernikahan

Misalnya, keputusan harus dibuat bersama atau bahkan, percakapan baru tentang liburan bersama keluarga yang dapat menimbulkan konflik tak terduga.

Komentar