Tak Cuma Lingkungan, Perubahan Iklim Juga Mengancam Kesehatan Mental

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Jum'at, 23 April 2021 | 15:41 WIB
Tak Cuma Lingkungan, Perubahan Iklim Juga Mengancam Kesehatan Mental
Ilustrasi kecemasan akibat perubahan iklim (Shutterstock)

Suara.com - Perubahan iklim yang saat ini sedang terjadi juga memiliki dampak terhadap kesehatan mental. American Psychiatric Association (APA) mengakui perubahan iklim sebagai ancaman besar bagi kesehatan mental.

Sebuah jejak pendapat yang dibuat APA tahun lalu menunjukkan lebih dari separuh responden mengaku agak atau sangat cemas dengan dampak perubahan iklim terhadap kesehatan mental mereka sendiri.

Namun seiring meningkatnya kecemasan iklim atau eco-anxiety, banyak profesional kesehatan mental merasa tidak siap untuk menanganinya, lapor The Guardian.

"Kecemasan iklim adalah respon alami terhadap ancaman. Dan ini adalah ancaman yang sangat nyata," kata Leslie Davenport, seorang terapis asal Tacoma, Washington, dan penulis buku Emotional Resiliency in the Era of Climate Change: a Clinician's Guide.

Terapis dalam beberapa subspesialisasi, seperti terapi lingkungan, tugas utamanya untuk melatih mengintegrasikan kesadaran lingkungan ke dalam pekerjaan mereka dengan klien.

Ilustrasi perubahan iklim. [Shutterstock]
Ilustrasi perubahan iklim. [Shutterstock]

Tetapi para terapis ini masuk ke dalam persentase kecil dalam bidang tersebut, dan sebagian besar orang tidak memiliki akses ke terapi informasi iklim.

Sebuah studi 2016 menemukan lebih dari setengah terapis merasa pelatihan mereka tidak cukup mempersiapkan mereka untuk menghadapi dampak kesehatan mental dari krisis iklim.

Seorang psikoterapis dan psikolog iklim di Universitas Bath, Caroline Hickman, telah menghabiskan waktu bertahun-tahun memimpin sesi pelatihan dan memberikan pengetahuan tentang perubahan iklim.

Tapi akhir-akhir ini, ketidakcukupan bidang dalam menghadapi masalah ini membuatnya menjadi sangat 'mencolok'.

baca juga

"Alasan kita berada dalam kekacauan dengan keadaan darurat iklim ini adalah karena kita melihatnya terpisah dari diri kita sendiri,” kata Hickman.

Hickman membantu klien mengeksplorasi kecemasan dan kesedihan tentang perubahan iklim dengan mengeksplorasi hubungan mereka dengan lingkungan sekitar mereka sendiri.

Psikoterapis iklim Tree Staunton dari Bath, Inggris, menganjurkan perubahan yang lebih sistemik. Terapis baru akan diminta untuk mempelajari tentang krisis lingkungan dan iklim serta pertahanan bawah sadar yang orang-orang gunakan dalam memikirkan tentang krisis ini.

Mereka harus belajar kapan harus mendukung pertahanan tersebut dalam diri klien dan membantu mereka mengatasinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggulangi Perubahan Iklim, DKI Jakarta Terbitkan Pergub Pengelolaan Pohon

Tanggulangi Perubahan Iklim, DKI Jakarta Terbitkan Pergub Pengelolaan Pohon

Jakarta | Jum'at, 23 April 2021 | 08:45 WIB

Hadiri KTT Perubahan Iklim Virtual, Ini Tiga Pandangan Jokowi

Hadiri KTT Perubahan Iklim Virtual, Ini Tiga Pandangan Jokowi

News | Jum'at, 23 April 2021 | 02:15 WIB

Mitigasi Perubahan Iklim dengan Skema Net Zero Emision

Mitigasi Perubahan Iklim dengan Skema Net Zero Emision

Bisnis | Kamis, 22 April 2021 | 12:37 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×