Lidah Kamu Begini? Waspadai Kena Diabetes Tipe 2

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 25 April 2021 | 07:10 WIB
Lidah Kamu Begini? Waspadai Kena Diabetes Tipe 2
Ilustrasi lidah diabetes tipe 2. (Shutterstock)

Suara.com - Prevalensi diabetes tipe 2 sulit diperkirakan karena banyak orang saat ini akan hidup dengan kondisi tersebut tanpa menyadarinya. Kondisi itu dipicu oleh gangguan produksi insulin dan peningkatan kadar gula darah.

Tetapi komplikasi ini dapat memakan waktu bertahun-tahun untuk diketahui. Namun, kondisi kronis terkadang bisa memunculkan beberapa tanda yang terlihat.

Dilansir dari Express UK, Claudia le Feuvre, Ahli Nutrisi & Pelatih Psikologi Makan dari Happy In Body mengungkap petunjuk visual diabetes tipe 2.

Menurut le Feuvre, pemeriksaan lidah yang merupakan prosedur diagnostik umum dalam pengobatan China bisa jadi petunjuk diagnosis diabetes tipe 2.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Metode ini melibatkan pemeriksaan bentuk, ukuran, warna, dan tekstur tubuh dan bulu lidah, serta membantu mengungkapkan keadaan fungsi organ dan perkembangan kondisi.

Le Feuvre melaporkan bahwa prevalensi tinggi bulu tebal, warna bulu kuning dan lidah kebiruan ditemukan pada pasien dengan diabetes tipe 2. Ini dapat berfungsi sebagai prosedur skrining awal dalam deteksi dini diabetes tipe 2.

Ia menjelaskan, kondisi kulit dan penyembuhan luka yang lambat juga bisa menjadi indikator.

"Diabetes terkait dengan kerentanan yang lebih besar terhadap infeksi bakteri dan jamur. Penyembuhan luka yang lambat juga meningkatkan risiko infeksi, dan kehilangan anggota tubuh," kata le Feuvre.

Cara utama merespon untuk gejala diabetes tipe 2 adalah berkonsultasi dengan dokter.

baca juga

"Anda akan memerlukan tes darah, yang mungkin Anda harus pergi ke pusat kesehatan setempat jika tidak dapat dilakukan di operasi GP Anda," jelas NHS.

Menurut kesehatan tubuh, semakin dini diabetes didiagnosis dan pengobatan dimulai, semakin baik.

Seperti yang ditunjukkan, perawatan dini mengurangi risiko masalah kesehatan lainnya.

Dalam jangka panjang, penting untuk menemukan cara menstabilkan kadar gula darah Anda. Penting untuk upaya ini adalah menghindari karbohidrat yang membuat kadar gula darah melonjak.

Karbohidrat dipecah dengan cepat oleh tubuh Anda dan menyebabkan peningkatan glukosa darah dengan cepat. Untuk menyiasatinya, tambah le Feuvre, Anda harus memilih asupan lemak sehat yang lebih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Boleh Puasa, Pasien Diabetes Tetap Wajib Hindari Makanan Tinggi Gula

Boleh Puasa, Pasien Diabetes Tetap Wajib Hindari Makanan Tinggi Gula

Health | Jum'at, 23 April 2021 | 10:24 WIB

Jaga Gula Darah Stabil, Ini Panduan Puasa Penderita Diabetes

Jaga Gula Darah Stabil, Ini Panduan Puasa Penderita Diabetes

Health | Kamis, 22 April 2021 | 03:25 WIB

Kenapa Penderita Diabetes Sering Buang Air Kecil dan Merasa Haus?

Kenapa Penderita Diabetes Sering Buang Air Kecil dan Merasa Haus?

Health | Rabu, 21 April 2021 | 17:25 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×