Pecah Rekor, Peningkatan Kasus Covid-19 Harian di India Tertinggi di Dunia

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 23 April 2021 | 18:34 WIB
Pecah Rekor, Peningkatan Kasus Covid-19 Harian di India Tertinggi di Dunia
Suasana penuh sesak dengan manusia di Terminal Anand Vihar, New Delhi, India menjelang detik-detik pengumuman lockdown akibat wabah virus corona. (Foto: AFP)

Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 di India dengan cepat memburuk setelah negara tersebut mengalami kekurangan oksigen, membuat rumah sakit kewalahan dan meluncurkan vaksin untuk populasi besar.

India mencatat penambahan lebih dari 314.000 kasus infeksi virus corona Covid-19 pada Kamis (22/4/2021). Ini adalah jumlah kasus tertinggi yang dilaporkan secara global sejak dimulainya pandemi.

Rekor peningkatan kasus harian tertinggi sebelumnya dipegang Amerika Serikat pada 8 Januari dengan hitungan 300.669 kasus dalam sehari, lapor Live Science.

Sejak dimulainya pandemi India telah mencatat total 15,9 juta infeksi Covid-19, terbanyak kedua setelah AS. Kasus kematian total mencapai lebih dari 184.600, naik 2.104 sejak kemarin.

Pasokan oksigen di India telah menurun drastis, beberapa rumah sakit di Delhi benar-benar kehabisan dan yang lainnya hampir habis.

Virus Corona di India. [Narinder Nanu/AFP]
Virus Corona di India. [Narinder Nanu/AFP]

Dalam pertemuan, Kamis (22/4/2021), Perdana Menteri Narendra Modi meminta para pejabat agar menemukan cara memasok lebih banyak oksigen dan untuk menindak siapa saja yang menimbun persediaan.

Tidak hanya itu, rumah sakit kekurangan staf, unit perawatan intensif penuh, hampir semua ventilator digunakan dan jenazah menumpuk di krematorium.

"Saya mendapat banyak telepon setiap hari dari pasien yang sangat membutuhkan tempat tidur. Permintaannya terlalu banyak daripada pasokannya," kata Sanjay Gururaj, dokter di Rumah Sakit dan Pusat Penelitian Shanti di Bengaluru.

"Saya mencoba mencarikan tempat tidur untuk pasien setiap hari, dan sangat membuat frustrasi karena tidak dapat membantu mereka. Dalam seminggu terakhir, tiga pasien saya meninggal di rumah karena mereka tidak bisa mendapatkan tempat tidur," sambungnya.

India memang tidak menerapkan lockdown nasional, tetapi sebagian besar daerah menetapkan batasan mereka sendiri.

Sebenarnya kasus Covid-19 di India sudah turun selama 30 minggu berturut-turut mulai September lalu. Tetapi kemudian mulai bangkit kembali pada pertengahan Februari.

Para ahli menilai India tidak menggunakan kesempatan tersebut untuk memvaksinasi masyarakatnya untuk melampaui penyebaran penyakit dan meningkatkan infrastruktur perawatan kesehatan.

India memberikan sekitar 2,7 juta dosis vaksin sehari, yang tidak jauh berbeda dengan kecepatan AS yang sekitar 3,02 juta dosis per hari. Tetapi populasi besar India yang berjumlah 1,4 miliar, empat kali lebih besar dari populasi AS, membuat peluncuran vaksin sulit.

Di sisi lain, lonjakan kasus yang ekstrem ini mungkin didorong oleh penyebaran varian baru, salah satunya virus corona yang memiliki mutasi ganda. Varian tersebut diduga lebih mudah menyebar dan dapat menghindari beberapa antibodi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Tutup Akses Masuk WN India, DPR: Jika bukan Hari Ini akan Terlambat

Dukung Tutup Akses Masuk WN India, DPR: Jika bukan Hari Ini akan Terlambat

News | Jum'at, 23 April 2021 | 16:21 WIB

Waduh! Masuk ke Indonesia, 12 Warga India Ternyata Positif Covid-19

Waduh! Masuk ke Indonesia, 12 Warga India Ternyata Positif Covid-19

Malang | Jum'at, 23 April 2021 | 16:17 WIB

Pandemi di India: Penggembala Pakai Sarang Burung untuk Gantikan Masker

Pandemi di India: Penggembala Pakai Sarang Burung untuk Gantikan Masker

News | Jum'at, 23 April 2021 | 16:11 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB