Pasien Long Covid, Berisiko Alami Kematian Hingga 6 Bulan Pasca Infeksi

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Sabtu, 24 April 2021 | 14:47 WIB
Pasien Long Covid, Berisiko Alami Kematian Hingga 6 Bulan Pasca Infeksi
Ilustrasi long covid. (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Pasien Covid-19 yang alami long covid berisiko alami ancaman kesehatan yang bisa berakibat kematian hingga enam bulan pasca terinfeksi, demikian menurut sebuah penelitian besar-besaran yang diterbitkan dalam jurnal Nature.

Hasil penelitian itu sejalan dengan temuan Pusat Pengendalian dan pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat bahwa gejala menetap selama beberapa bulan dialami pasien Covid-19 yang awalnya hanya bergejala ringan.

Untuk studi Nature, para peneliti memeriksa lebih dari 87.000 pasien Covid-19 dan hampir 5 juta pasien kontrol. Mereka menemukan pasien dengan long Covid memiliki risiko kematian 59 persen lebih tinggi hingga 6 bulan setelah terinfeksi, dibandingkan dengan orang yang tidak terinfeksi.

Temuan itu diterjemahkan menjadi sekitar delapan kematian per 1.000 pasien selama 6 bulan. Para peneliti tidak mencatat banyak kematian yang disebabkan oleh komplikasi jangka panjang sebagai kematian akibat Covid-19.

Di antara pasien yang dirawat di rumah sakit dan meninggal setelah lebih dari 30 hari, terdapat 29 kematian per 1.000 pasien selama 6 bulan.

“Sejauh jumlah total kematian akibat pandemi , angka-angka ini menunjukkan bahwa kematian yang kami hitung karena infeksi virus langsung hanyalah puncak gunung es,” kata Ziyad Al-Aly, MD, penulis senior studi dan direktur dari Pusat Epidemiologi Klinis di Sistem Perawatan Kesehatan Urusan Veteran St. Louis, mengatakan dalam rilis berita dari Fakultas Kedokteran Universitas Washington di St. Louis.

Pasien Covid-19 yang memerlukan perawatan intensif lama juga berisiko lebih tinggi alami komplikasi tidak hanya di sistem pernapasan. Para pasien memiliki tingkat stroke yang tinggi dan penyakit sistem saraf lainnya seperti, masalah kesehatan mental depresi, timbulnya diabetes, penyakit jantung dan masalah koroner lainnya. Diare dan gangguan pencernaan, penyakit ginjal, gumpalan darah, nyeri sendi, rambut rontok, dan kelelahan umum.

Semakin parah kondisi pasien, semakin tinggi pula kemungkinan timbulnya masalah kesehatan jangka panjang, kata studi tersebut. Para peneliti mendasarkan studi mereka pada database perawatan kesehatan dari Departemen Urusan Veteran AS.

Selain 87.000 pasien Covid, basis data mencakup sekitar 5 juta pasien yang tidak tertular Covid. Veteran dalam penelitian tersebut adalah sekitar 88 persen laki-laki, tetapi ukuran sampel yang besar termasuk 8.880 perempuan dengan kasus yang dikonfirmasi.

Al-Aly, asisten profesor di Washington University Medical School, mengatakan bahwa hasil penelitian tersebut menunjukkan kemungkinan gejala long Covid bisa menjadi krisis kesehatan besar berikutnya di Amerika.

"Studi kami menunjukan bahwa hingga 6 bulan setelah diagnosis, risiko kematian setelah kasus ringan Covid-19 tidaklah sepele dan meningkat seiring dengan tingkat keparahan penyakit," kata Al-Aly dikutip dari WebMd.

Sementara itu, CDC pada Jumat (23/4) juga merilis studi baru terhadap orang-orang yang terinfeksi Covid-19 dengan gejala lebih ringan. Ditemukan bahwa hampir dua pertiga dari mereka kembali ke dokter dalam waktu 6 bulan sejak infeksi awal dengan gejala baru.

Studi tersebut menyimpulkan bahwa para penyintas itu sebenarnya masih sakit beberapa bulan kemudian meskipun infeksi awalnya hanya gejala ringan. Lebih dari 3.100 orang ditinjau untuk penelitian ini. Tidak ada yang dirawat di rumah sakit saat infeksi awal mereka.

Kemudian studi CDC menemukan, hampir 70 persen, atau 2.100 orang itu kembali ke dokter 1 hingga 6 bulan setelah diagnosis awal tersebut, dan hampir 40 persen perlu menemui spesialis. Ahli paru, ahli jantung, ahli saraf, dan ahli kesehatan mental adalah beberapa dari spesialis yang paling sering dikonsultasikan.

Dibandingkan dengan orang yang tidak kembali ke dokter setelah sembuh dari infeksi awalnya, orang yang tidak mengalami long Covid lebih mungkin terjadi pada ras Afrika-Amerika, perempuan, dan orang berusia di atas 50 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyintas yang Menderita Long Covid Merasa Lebih Baik setelah Vaksin

Penyintas yang Menderita Long Covid Merasa Lebih Baik setelah Vaksin

Health | Senin, 05 April 2021 | 11:05 WIB

Videografis: Kenali Gejala-gelaja Long Covid-19

Videografis: Kenali Gejala-gelaja Long Covid-19

Video | Rabu, 31 Maret 2021 | 20:25 WIB

Deteksi Long Covid-19, Adakah Tes yang Harus Dilakukan?

Deteksi Long Covid-19, Adakah Tes yang Harus Dilakukan?

Health | Selasa, 23 Maret 2021 | 12:03 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB