Bocah Meninggal Usai Makan Sate, Ini Pertolongan Pertama Keracunan Makanan

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 27 April 2021 | 11:47 WIB
Bocah Meninggal Usai Makan Sate, Ini Pertolongan Pertama Keracunan Makanan
Ilustrasi sate - (Unsplash/@akharis)

Suara.com - Baru-baru ini, N, bocah berusia 8 tahun meninggal usai makan sate kiriman wanita misterius yang didapat oleh sang ayah, yang merupakan pengemudi gojek.

Bukan hanya bocah berusia 8 tahun itu, sang ibu juga dikabarkan muntah-muntah hingga mesti dirawat secara intensif. Kisah tersebut diunggah oleh salah satu akun Facebook hingga viral di media sosial.

Sebenarnya, risiko keracunan makanan bisa dikurangi jika mengetahui pertolongan pertamanya. Dilansir dari St John Ambulance, berikut ini tips pertolongan pertama saat keracunan makanan.

Jika menurut Anda seseorang keracunan makanan, anjurkan mereka untuk berbaring dan istirahat. Jika mereka muntah, beri mereka sedikit air untuk diminum karena ini akan membantu mencegah dehidrasi.

Ilustrasi sate kambing - (Pixabay/saesherra)
Ilustrasi sate kambing - (Pixabay/saesherra)

Jika mereka hanya mengalami diare atau diare yang menyertai, lebih penting lagi untuk mencoba mengganti cairan dan garam yang hilang.

Anda dapat menyarankan mereka untuk mengambil larutan rehidrasi oral (ORS) seperti yang diarahkan pada paket dari apotek setempat Anda. Ini terutama penting pada orang yang lebih rentan seperti orang tua, orang dengan kondisi kesehatan lain, dan anak-anak.

Ketika mereka merasa lapar lagi, anjurkan mereka untuk makan makanan yang ringan, hambar, dan mudah dicerna, seperti roti, nasi, kerupuk, atau pisang.

Jangan minum alkohol, kafeina, atau minuman bersoda. Jika semakin parah dan muntah dan diare terus berlanjut, terutama pada orang tua, bayi, atau anak kecil, dapatkan bantuan medis.

Jangan minum obat anti diare kecuali secara khusus disarankan oleh profesional perawatan kesehatan. Untuk mencegah penyebaran infeksi, selalu gunakan dan dorong kebersihan tangan yang baik.

Jangan bekerja atau sekolah sampai setidaknya 48 jam setelah episode terakhir diare atau muntah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Sate dari Orang Misterius, Anak Driver Ojol Meninggal Dunia

Makan Sate dari Orang Misterius, Anak Driver Ojol Meninggal Dunia

Hits | Selasa, 27 April 2021 | 10:50 WIB

Tetiba Akun Facebook Ustad Abdul Somad Official Hilang Misterius

Tetiba Akun Facebook Ustad Abdul Somad Official Hilang Misterius

Sumsel | Kamis, 15 April 2021 | 07:55 WIB

BMKG Bongkar Sumber Cahaya Misterius Setelah Gempa Besar Malang

BMKG Bongkar Sumber Cahaya Misterius Setelah Gempa Besar Malang

Bali | Selasa, 13 April 2021 | 11:59 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB