Pakar: Orang yang Divaksin Tak Perlu Terlalu Khawatir dengan Varian Baru

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Selasa, 27 April 2021 | 19:55 WIB
Pakar: Orang yang Divaksin Tak Perlu Terlalu Khawatir dengan Varian Baru
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Para dokter penyakit menular meyakinkan bahwa jika tingkat antibodi turun dalam beberapa bulan setelah vaksinasi, sistem kekebalan masih bersifat rumit dan kuat. Anda akan tetap terlindungi dengan baik dari varian baru dengan risiko lebih rendah untuk terinfeksi, membutuhkan rawat inap, dan kematian.

Melansir dari Healthline, orang yang divaksinasi tidak perlu terlalu khawatir tentang varian yang diketahui saat ini. Data dari uji klinis vaksin dan bukti dunia nyata menunjukkan bahwa bahkan dalam menghadapi berbagai varian, vaksin virus corona dapat mencegah infeksi dan secara drastis mengurangi kemungkinan orang terkena penyakit parah.

Penelitian terbaru dari Pfizer mengamati 44.000 orang di seluruh dunia termasuk orang di Afrika Selatan yang sebagian besar terpapar varian B.1.351.

Mereka menemukan bahwa vaksin tersebut tetap 100 persen efektif melawan penyakit parah dan kematian.

Data dunia nyata juga menunjukkan bahwa vaksin Pfizer tahan terhadap varian B.1.1.7, yang pertama kali terdeteksi di Inggris.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Bahkan di daerah di mana B.1.1.7 jadi varian yang dominan. Pfizer 97 persen efektif melawan gejala Covid-19, rawat inap, dan kematian.

Bukti menunjukkan bahwa hal yang sama berlaku untuk vaksin Moderna, AstraZeneca, dan Johnson & Johnson.

Uji klinis vaksin Johnson & Johnson dilakukan di Afrika Selatan dan Brasil yang didominasi oleh varian B.1.351 dan varian P.1.

Meskipun vaksin Johnson & Johnson secara keseluruhan kurang efektif melawan penyakit ringan dan sedang di Afrika Selatan dan Brasil, suntikan satu dosis itu masih memberikan perlindungan yang kuat terhadap kebutuhan rawat inap dan kematian.

baca juga

Kesimpulan utamanya adalah bahwa vaksin bekerja dengan baik melawan varian, terutama dalam hal mencegah penyakit parah dan kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Virus 12 WN India yang Positif Covid-19 Belum Teridentifikasi

Varian Virus 12 WN India yang Positif Covid-19 Belum Teridentifikasi

Kaltim | Selasa, 27 April 2021 | 19:23 WIB

Sopir Nikung Terlalu Tajam, Jenazah Korban Covid-19 Terlempar dari Ambulans

Sopir Nikung Terlalu Tajam, Jenazah Korban Covid-19 Terlempar dari Ambulans

News | Selasa, 27 April 2021 | 19:23 WIB

Mau Donor Plasma Konvalesen? Coba Perhatikan Beberapa Kondisi Berikut

Mau Donor Plasma Konvalesen? Coba Perhatikan Beberapa Kondisi Berikut

Health | Selasa, 27 April 2021 | 18:28 WIB

Terkini

Geruduk DPR Siang Ini, BEM SI Bawa 4 Tuntutan: Realisasikan Pendidikan Gratis Sekarang!

Geruduk DPR Siang Ini, BEM SI Bawa 4 Tuntutan: Realisasikan Pendidikan Gratis Sekarang!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Ibu di Tanggamus Syok Pergoki Kakek 69 Tahun Cabuli Anaknya di Kamar, Terkuak Aksi Bejat Tahunan

Ibu di Tanggamus Syok Pergoki Kakek 69 Tahun Cabuli Anaknya di Kamar, Terkuak Aksi Bejat Tahunan

Lampung | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Jejak Daulah Islamiyah: 11 Terduga Teroris di Enam Provinsi Termasuk Riau Ditangkap

Jejak Daulah Islamiyah: 11 Terduga Teroris di Enam Provinsi Termasuk Riau Ditangkap

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Bupati Gowa Tunjukkan Video Kepala Kantor Pos Akui Salah Kirim Surat MA

Bupati Gowa Tunjukkan Video Kepala Kantor Pos Akui Salah Kirim Surat MA

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:03 WIB

Kilat Sehari Jadi: Mengapa Pergantian Kapolri Berlangsung Hanya dalam Hitungan Jam?

Kilat Sehari Jadi: Mengapa Pergantian Kapolri Berlangsung Hanya dalam Hitungan Jam?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Hidup Bukan Konten: Stop Jadikan Media Sosial Penentu Standar Kebahagiaan!

Hidup Bukan Konten: Stop Jadikan Media Sosial Penentu Standar Kebahagiaan!

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Timnas Indonesia Akhiri 35 Tahun Puasa Gelar Malam Ini? John Herdman: Hormati Lawan, Rebut Trofi

Timnas Indonesia Akhiri 35 Tahun Puasa Gelar Malam Ini? John Herdman: Hormati Lawan, Rebut Trofi

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:00 WIB

AIA Indonesia Sasar Nasabah Orang Kaya, Tawarkan Proteksi hingga Usia 99 Tahun

AIA Indonesia Sasar Nasabah Orang Kaya, Tawarkan Proteksi hingga Usia 99 Tahun

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:53 WIB

Dituding Fasilitasi Aksi LGBT di Pesta Selebgram, Izin MYE Lounge Makassar Diperiksa

Dituding Fasilitasi Aksi LGBT di Pesta Selebgram, Izin MYE Lounge Makassar Diperiksa

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!

Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:45 WIB

×