WHO Temukan Varian Baru Virus Corona India Sudah Ada di 17 Negara Lain!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 28 April 2021 | 12:36 WIB
WHO Temukan Varian Baru Virus Corona India Sudah Ada di 17 Negara Lain!
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 (Unsplash/CDC)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa varian baru virus corona Covid-19 yang dikhawatirkan sebagai pemicu lonjakan kasus di India telah ditemukan di 17 negara lain.

Badan kesehatan PBB mengatakan varian baru virus corona bernaa B1617, yang pertama kali ditemukan di India telah terdeteksi di lebih dari 1.200 urutan genetik virus yang diunggah ke database akses terbuka GISAID "dari setidaknya 17 negara".

"Sebagian besar urutan ini diunggah dari India, Inggris Raya, Amerika Serikat, dan Singapura," kata WHO dikutip dari CNA.

Baru-baru ini, WHO juga mencantumkan varian baru virus corona B1617 sebagai "varian minat" dengan menghitung beberapa sub-garis keturunan dengan mutasi dan karakteristik yang sedikit berbeda.

Tapi, sejauh ini WHO belum menyatakan varian baru virus corona B1617 ini sebagai "varian perhatian". Label itu menandakan varian baru virus corona lebih berbahaya dari versi aslinya.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

Misalnya, varian baru virus corona ini terbukti lebih mudah menular, mematikan atau mampu menghindari perlindungan dari vaksin Covid-19.

Saat ini, India sedang menghadapi lonjakan kasus infeksi dan kematian akibat varian baru virus corona Covid-19. Varian baru virus corona ini pun dikhawatirkan bisa memicu wabah yang lebih menyeramkan.

WHO pun sudah mengakui kalau urutan genetik virus yang dikirimkan ke GISAID menunjukkan bahwa varian virus corona B1617 memiliki tingkat pertumbuhan lebih tinggi daripada varian lain di India, yang menunjukkan adanya potensi penularan lebih tinggi.

Selain itu, varian baru virus corona lainnya juga menunjukkan transmisi yang lebih kuat. Sehingga kombinasi antara kedua varian baru virus corona itu memainkan peran penting dari lonjakan kasus di India.

baca juga

Meski begitu, WHO dan Badan PBB menekankan bahwa Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami varian baru virus corona tersebut, terutama kaitannya dengan lonjakan kasus di India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid di India: Warga Memburu Tabung Oksigen dan Obat-obatan di Pasar Gelap

Covid di India: Warga Memburu Tabung Oksigen dan Obat-obatan di Pasar Gelap

News | Rabu, 28 April 2021 | 12:30 WIB

Google Bantu India dengan Kucurkan Dana 261 Miliar untuk Atasi Covid

Google Bantu India dengan Kucurkan Dana 261 Miliar untuk Atasi Covid

Kaltim | Rabu, 28 April 2021 | 11:55 WIB

115 Orang Meninggal Akibat Covid-19 Tiap Jam, Krematorium Jenazah Nonstop

115 Orang Meninggal Akibat Covid-19 Tiap Jam, Krematorium Jenazah Nonstop

Health | Rabu, 28 April 2021 | 11:45 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih

5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:25 WIB

Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut

Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:24 WIB

Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak

Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak

Banten | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:24 WIB

KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu

KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu

Kaltim | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:20 WIB

Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung

Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:18 WIB

BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM

BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:15 WIB

Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh

Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:15 WIB

3 Tablet Murah dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta untuk Belajar, Kerja dan Hiburan

3 Tablet Murah dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta untuk Belajar, Kerja dan Hiburan

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:15 WIB

Scaloni Jelang Argentina vs Spanyol: Kami Tim yang Unik, Bukan Sombong

Scaloni Jelang Argentina vs Spanyol: Kami Tim yang Unik, Bukan Sombong

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:15 WIB

BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran

BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran

Kalbar | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:11 WIB

×