CDC: Virus Corona 20 Kali Lipat Lebih Menular dalam Ruangan

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 29 April 2021 | 16:16 WIB
CDC: Virus Corona 20 Kali Lipat Lebih Menular dalam Ruangan
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Virus corona memang bisa menginfeksi siapa saja dan di mana saja. Namun kondisi dan tempat tertentu memiliki risiko lebih tinggi infeksi virus corona.

Melansir dari Eat This, selama Pengarahan Tim Penanggulangan Covid-19 Gedung Putih, Dr. Rochelle Walensky, direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), mengungkapkan bahwa ada satu tempat di mana Anda secara signifikan lebih mungkin tertular virus daripada yang lain.

Menurut Dr. Walensky, berada di luar ruangan akan secara signifikan mengurangi kemungkinan penularan. Namun di dalam ruangan, risikonya meningkat 20 kali lipat.

"Ada peningkatan data yang menunjukkan bahwa sebagian besar penularan terjadi di dalam ruangan daripada di luar ruangan," ungkap dokter Rochelle.

"Kurang dari 10 persen penularan yang terdokumentasi di luar ruangan," imbuhnya.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Kepala CDC menambahkan bahwa Anda 20 kali lebih mungkin menularkan virus di lingkungan dalam ruangan dibandingkan di luar ruangan.

"Itu ditambah dengan fakta bahwa kita sekarang memiliki 30 persen hingga 37 persen orang di atas usia 18 tahun yang divaksinasi penuh, dan fakta bahwa tingkat kasus sekarang mulai turun, namun kami akan membuat perubahan pedoman," tambahnya.

Jika Anda telah divaksinasi penuh, Anda juga dapat menghadiri pertemuan kecil di luar ruangan dengan orang-orang yang telah divaksinasi dan tidak divaksinasi penuh tanpa masker. Namun CDC menegaskan agar Anda tetap memakai masker  jika Anda menghadiri acara ramai di luar ruangan, bahkan setelah vaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Temukan Efek Samping Vaksin AstraZeneca Lebih Banyak dari Pfizer

Peneliti Temukan Efek Samping Vaksin AstraZeneca Lebih Banyak dari Pfizer

Health | Kamis, 29 April 2021 | 15:41 WIB

Satgas Covid-19: Kasus Antigen Bekas dan Mafia Karantina Tak Boleh Terulang

Satgas Covid-19: Kasus Antigen Bekas dan Mafia Karantina Tak Boleh Terulang

News | Kamis, 29 April 2021 | 15:33 WIB

Dihantam Tsunami Covid-19, Sistem Kesehatan India Langsung Kolaps

Dihantam Tsunami Covid-19, Sistem Kesehatan India Langsung Kolaps

Health | Kamis, 29 April 2021 | 15:30 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB