Meski Vaksin Tersedia, Pakar Medis Masih Tekankan Pentingnya Cuci Tangan

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 29 April 2021 | 16:37 WIB
Meski Vaksin Tersedia, Pakar Medis Masih Tekankan Pentingnya Cuci Tangan
Ilustrasi cuci tangan. (Shutterstock)

Suara.com - Vaksinasi dan lamanya pandemi telah membuat banyak orang mulai mengabaikan cuci tangan. Padahal para ahli menyatakan bahwa mencuci tangan masih sama dibutuhkannya seperti saat vaksin belum tersedua.

Melansir dari Healthline, studi yang diterbitkan di jurnal JAMA Internal Medicine menyatakan bahwa kepatuhan mencuci tangan di antara para profesional medis telah turun kembali seperti sebelum pandemi.

Rachel Marrs, DNP, RN, seorang penulis studi dan direktur Program Pengendalian Infeksi di University of Chicago Medicine, mengatakan kepada bahwa masyarakat umum biasanya akan mengikuti apa yang profesional medis lakukan.

Sebelum pandemi, kepatuhan kebersihan tangan bulanan di semua unit rumah sakit mencapai rata-rata 54 persen. Selama pandemi, kepatuhan mencapai puncak harian hampir 93 persen pada 29 Maret 2020 di semua unit dan 100 persen pada 28 Maret 2020 di seluruh unit. Namun, para peneliti menemukan bahwa kepatuhan menurun di semua unit menjadi total harian 51 persen pada 15 Agustus 2020.

“Ini mencerminkan masyarakat pada umumnya,” kata Marrs.

“Banyak dari kita masih waspada, tapi pasti ada beberapa dari kita di luar sana yang (berhenti) mencuci tangan,” imbuhnya.

Seberapa banyak mencuci tangan benar-benar membantu selama pandemi. Menurut para ahli, praktik tersebut efektif lebih dari sekadar mengurangi penyebaran Covid-19.

Ilustrasi Cuci Tangan (pixabay)
Ilustrasi Cuci Tangan (pixabay)

Marrs mengatakan bahwa jumlah pasien musim flu biasa di rumah sakitnya berkisar sekitar 300 hingga 400 orang per bulan. Musim dingin ini, mereka hanya menerima tiga pasien flu.

“Ini (cuci tangan) bukan hanya tentang mencegah Covid-19 namun juga penyakit lain,” kata Marrs.

“Kita tidak boleh meremehkan pentingnya mencuci tangan, sebab mencuci tangan mencegah penyakit dan merupakan garis pertahanan pertama  melawan penyebaran infeksi. Mencuci tangan mengurangi penyebaran virus pernapasan seperti flu dan pilek serta penyakit yang menyebabkan diare," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rapid Test Antigen Bekas, Satgas COVID-19: Jangan Main-main dengan Nyawa!

Rapid Test Antigen Bekas, Satgas COVID-19: Jangan Main-main dengan Nyawa!

Bali | Kamis, 29 April 2021 | 16:11 WIB

CDC: Virus Corona 20 Kali Lipat Lebih Menular dalam Ruangan

CDC: Virus Corona 20 Kali Lipat Lebih Menular dalam Ruangan

Health | Kamis, 29 April 2021 | 16:16 WIB

Berkebun di Atap Masjid: Ikhlas untuk Kemakmuran Masjid dan Jamaah

Berkebun di Atap Masjid: Ikhlas untuk Kemakmuran Masjid dan Jamaah

Video | Kamis, 29 April 2021 | 16:10 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB