Ahli Peringatkan Risiko Mucormycosis pada Pasien Covid-19 yang Sembuh

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 04 Mei 2021 | 12:54 WIB
Ahli Peringatkan Risiko Mucormycosis pada Pasien Covid-19 yang Sembuh
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Di tengah gelombang kedua infeksi virus corona Covid-19, seorang dokter di India menyarankan semua orang untuk meningkatkan kesadaran tentang mucormycosis atau mukormikosis.

Mucormycosis adalah infeksi jamur yang jarang terjadi, tetapi kondisinya cukup serius. Mucormycosis biasanya tidak menimbulkan ancaman serius bagi orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh baik.

Tapi, sekarang ini para ahli melihat adanya peningkatan kasus mucormycosis di antara orang-orang yang menjalani perawatan rumah sakit atau pulih dari virus corona Covid-19.

Gula darah tinggi dan fungsi kekebalan yang lemah adalah faktor risiko terkuat yang menyebabkan mucormycosis. Dr Rajeev Soman, Konsultan Dokter Penyakit Menular, Rumah Sakit Jupiter, mengatakan pasien Covid-19 yang paling rentan terhadap mucormycosis adalah orang yang sudah menjalani perawatan medis dengan steroid dan obat lain untuk mengurangi peradangan.

Dr Soman mengatakan para dokter meningkatkan upaya mengumpulkan data untuk studi besar yang dilakukan oleh Forum Studi Infeksi Jamur & Masyarakat Penyakit Menular Klinis, meskipun kasus mucormycosis terjadi di seluruh negeri.

Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

Mucormycosis ini disebabkan oleh sekelompok jamur yang disebut mucormycetes. Jamur ini bisa bertahan hidup di lingkungan mana saja. Mukormikosis sendiri paling sering menyerang orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

Namun dilansir dari Indian Express, obat yang digunakan untuk mengatasi virus corona Covid-19 juga bisa menekan sistem kekebalan. Sedangkan, steroid bisa mempengaruhi kadar glukosa darah, terutama pada orang yang sudah menderita diabetes.

Kondisi itulah yang mendukung pertumbuhan jamur mucormycetes. Adapun area tubuh yang paling sering terkena mucormycosis, termasuk bagian hidung, sinus, mata dan otak.

Pasien yang baru saja pulih dari virus corona Covid-19 disarankan mencari pertolongan medis cepat, bila mengalami gejala berupa wajah bengkak, nyeri, mati rasa, mata bengkak, keluarnya darah atau cairan berwarna coklat kehitaman dari hidung.

baca juga

Selain itu, kebanyakan dokter hanya memiliki pengetahuan sepintas tentang mucormycosis. Dr Soman mengatakan para ahli medis masih perlu mempelajari banyak tanda kondisi ini dan melakukan strategi diagnostik dan terapeutik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkurang Puluhan, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.423 Pasien Covid-19

Berkurang Puluhan, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.423 Pasien Covid-19

News | Selasa, 04 Mei 2021 | 10:37 WIB

Ruang Inap Pasien Covid-19 di Kepri Terancam Tak Mencukupi

Ruang Inap Pasien Covid-19 di Kepri Terancam Tak Mencukupi

Batam | Senin, 03 Mei 2021 | 20:32 WIB

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Inggris Alami Lonjakan Rhinovirus

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Inggris Alami Lonjakan Rhinovirus

Health | Senin, 03 Mei 2021 | 21:05 WIB

Terkini

Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 12:55 WIB

Menperin Sebut Industri Padat Karya Mulai Bangkit Usai Sempat Dihantam Badai PHK

Menperin Sebut Industri Padat Karya Mulai Bangkit Usai Sempat Dihantam Badai PHK

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 12:53 WIB

6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda

6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 12:52 WIB

Misteri Jari Runcing Manusia Purba Sulawesi, Bertahan 67.000 Tahun Tanpa Luntur

Misteri Jari Runcing Manusia Purba Sulawesi, Bertahan 67.000 Tahun Tanpa Luntur

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 12:50 WIB

5 Sabun Muka Anti Acne Lokal Remaja untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat

5 Sabun Muka Anti Acne Lokal Remaja untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:50 WIB

7 Tips Menikmati Perjalanan Kereta Malam Antar Kota

7 Tips Menikmati Perjalanan Kereta Malam Antar Kota

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 12:48 WIB

Listrik 24 Jam Segera Hadir di Pulau Tunda Serang

Listrik 24 Jam Segera Hadir di Pulau Tunda Serang

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 12:47 WIB

3 Sepeda Listrik Lipat United Paling Murah untuk Komuter, Hemat dan Anti Macet

3 Sepeda Listrik Lipat United Paling Murah untuk Komuter, Hemat dan Anti Macet

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 12:46 WIB

5 Alasan Penumpang Rela Membayar Lebih untuk Gerbong Mewah

5 Alasan Penumpang Rela Membayar Lebih untuk Gerbong Mewah

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 12:46 WIB

Sunscreen Menggumpal seperti Daki Saat Ditimpa Bedak? Ini Penyebab dan Solusinya

Sunscreen Menggumpal seperti Daki Saat Ditimpa Bedak? Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 12:42 WIB

×