Kemenkes Sebut Satu Pasien Varian Baru Virus Corona Meninggal Dunia

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 04 Mei 2021 | 13:46 WIB
Kemenkes Sebut Satu Pasien Varian Baru Virus Corona Meninggal Dunia
Ilutrasi virus corona. Di Indonesia, telah ditemukan varian baru Covid-19 asal Inggris. [Getty Images/BBC]

Suara.com - Kementerian Kesehatan mengumumkan kondisi terkini pasien Covid-19 di Indonesia yang terinfeksi varian baru virus corona.

Pasien-pasien tersebut ada yang terinfeksi virus varian B1351 dari Afrika Selatan, varian B117 dari Inggris, dan varian B1617 yang baru ditemukan di India.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmidzi mengungkapkan, terdapat satu pasien warga negara Indonesia yang dinyatakan meninggal dunia setelah terinfeksi salah satu varian baru virus tersebut.

"Kita melihat satu kasus positif varian B1351 yang ditemukan di Bali. Diambil spesimen pada 25 Januari dan pasien ini ternyata pada tanggal 16 Februari telah meninggal," kata Nadia dalam konferensi pers daring, Selasa (4/4/2021).

Dari laporan tersebut kemudian dilakukan penyelidikan epidemiologi untuk menganalisa kemungkinan terjadinya penularan secara lokal sejak kasus tersebut terkonfirmasi. "Karena kasus ini sebenarnya sudah lama sejak Januari," imbuh Nadia.

Selain itu, terdapat pula dua kasus infeksi varian virus B1617 yang ditemukan di Jakarta.

Nadia menyampaikan, satu pasien seorang WNI yang spesimennya diambil pada 3 April dan saat ini sudah dalam kondisi sehat. Satu kasus lainnya merupakan seorang warga negara India yang diambil spesimen pada 22 April.

"Saat ini WNA tersebut kondisinya stabil, sehat, dan dirawat di RSPI untuk proses isolasi," kata Nadia.

Sementara itu juga, Kemenkes mengonfirmasi tambahan kasus positif Covid-19 terkait varian B117. Sebelumnya telah diumumkan sepuluh orang yang terinfeksi varian virus dari Inggris itu, kini bertambah tiga orang.

Nadia mengungkapkan bahwa salah satunya kasus dibawa oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Arab Saudi. Kemudian dua tambahan kasus B117 dialami WNI yang tidak melakukan perjalan ke luar negeri dalam beberapa waktu terakhir. 

Menurut Nadia, kondisi itu menunjukan bahwa telah terjadi penularan virus corona varian B117 secara lokal.

"Seperti yang terjadi di Kabupaten Karawang, provinsi Sumatera Selatan, dan provinsi Sumatera Utara, serta Kalimantan Selatan. Tentunya kita semua berdasarkan data yang ada untuk mencegah virus ini bertransmisi secara lebih luas, kita harus bisa belajar dari negara-negara lain atau agar tidak terjadi lonjakan kasus," tegas Nadia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Larangan Mudik, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Naik

Jelang Larangan Mudik, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Naik

Jakarta | Selasa, 04 Mei 2021 | 13:24 WIB

Studi: Vaksinasi Covid-19 Terbukti Lindungi Ibu Hamil dan Bayinya

Studi: Vaksinasi Covid-19 Terbukti Lindungi Ibu Hamil dan Bayinya

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 13:23 WIB

Mantan Pasien Covid-19 Harus Periksakan Kondisi Jantung, Ini Alasannya!

Mantan Pasien Covid-19 Harus Periksakan Kondisi Jantung, Ini Alasannya!

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 13:07 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB