Kasus Pertama, Remaja Ini Menderita Ulkus Vagina Terkait Covid-19

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 07 Mei 2021 | 15:10 WIB
Kasus Pertama, Remaja Ini Menderita Ulkus Vagina Terkait Covid-19
ilustrasi vagina nyeri (Shutterstock)

Suara.com - Seorang remaja 13 tahun asal Washington DC, Amerika Serikat, menjalani operasi labia karena menderita ulkus kelamin menyakitkan terkait Covid-19, membuatnya sulit buang air kecil dan berjalan.

Para dokter yang merawat remaja ini yakin bahwa fenomena tersebut adalah kasus pertama dalam jenisnya. Studi kasus terbit jurnal BMJ Case Reports pada Rabu (5/5/2021) kemarin.

Ketika sang remaja pertama kali tiba di rumah sakit, ia mengatakan memiliki luka di alat kelaminnya yang muncul tiga hari setelah mengalami demam, sakit tenggorokan, menggigil, serta kehilangan indera perasa.

Beberapa hari kemudian gadis ini dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19.

Setelah diperiksa, gadis ini menjalani operasi labia karena adanya penggumpalan darah di aera genitalnya selama ulkus vagina kambuh.

Ilustrasi sakit vagina (Shutetrstock)

"Itu lamanya proses penyembuhan yang paling membuat frustrasi, bersama dengan rasa sakit yang terus berlanjut saat buang air kecil. Dia juga mengalami banyak masalah saat berjalan atau bergerak karena rasa sakit," kata ibu sang gadis, dilansir Insider.

Remaja ini dirawat di rumah sakit selama dua minggu. Obat yang dikonsumsinya adalah steroid oral dan menggunakan steroid topikal untuk mengatasi rasa sakit di area genitalnya.

Ketika lukanya berkurang tetapi tidak hilang sepenuhnya, para dokter memberinya colchicine, obat antiinflamasi.

Seminggu kemudian, gadis itu akhirnya lega saat rasa sakit dan lukanya mereda. Saat itulah dokter menyadari bahwa sang gadis perlu dioperasi.

Tanpa operasi, sel darah merah akan menyumbat pembuluh darahnya dan secara permanen menghentikan aliran darah ke vagina sang gadis.

Meski jarang, ulkus kelamin dapat menyebabkan penggumpalan darah, karena ulkus membuat pembuluh darah di bawahnya meradang. Ketika terjadi peradangan, darah tidak dapat mengalir melalui vena dan menggumpal di satu tempat.

Para dokter yang merawat sang gadis mengatakan mereka memilih untuk operasi karena bisul tidak hilang sendiri sehingga perlu diangkat secara manual.

Setelah gadis itu sembuh dari operasi, alat kelaminnya terlihat normal dan ia tidak memiliki bekas luka atau rasa sakit lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Tanda Vagina Sehat dan Kapan Waktunya Harus Diperiksakan

3 Tanda Vagina Sehat dan Kapan Waktunya Harus Diperiksakan

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 20:00 WIB

Kaki Pria Ini Dimakan Ulkus Buruli, Bakteri Pemakan Daging Manusia

Kaki Pria Ini Dimakan Ulkus Buruli, Bakteri Pemakan Daging Manusia

News | Jum'at, 02 April 2021 | 12:00 WIB

Pengobatan Ulkus Lidah, Cobalah Kumur Air Garam atau Pakai Soda Kue

Pengobatan Ulkus Lidah, Cobalah Kumur Air Garam atau Pakai Soda Kue

Health | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB