3 Tanda Vagina Sehat dan Kapan Waktunya Harus Diperiksakan

Selasa, 04 Mei 2021 | 20:00 WIB
3 Tanda Vagina Sehat dan Kapan Waktunya Harus Diperiksakan
Ilustrasi vagina (Shutterstock)

Suara.com - Tidak hanya kulit dan penampilan saja, bagian kewanitaan atau vagina juga harus diperhatikan. Sangat penting untuk memperhatikan "apa yang terjadi" pada vagina.

Ginekolog dan pembawa acara podcast Business of the V, Alyssa Dweck, MD, FACOG, menjelaskan bahwa ada tiga tanda vagina sehat, dilansir Insider:

1. Ada cairan bening atau keputihan

Jumlah keputihan yang normal bervariasi pada setiap wanita. Beberapa dari mereka hanya mengeluarkan sedikit dan lainnya lebih banyak.

Anda akan mengeluarkan keputihan ini dalam siklus menstruasi, tetapi mungkin menjadi lebih banyak selama ovulasi.

ilustrasi vagina. (Shutterstock)
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

2. Mokusa elastis yang lembab dan kenyal

Mokusa merupakan jaringan internal vagina, artinya bagian dalam vagina harus terasa nyaman dan elastis.

3. Aroma yang familiar

Normal jika vagina mengeluarkan aroma tertentu.

Baca Juga: Studi: Perilaku Pria Usai Berhubungan Seks Dapat Pengaruhi Kepuasan Wanita

"Seharusnya tidak ada bau busuk, melainkan bau yang familiar bagi setiap wanita yang mungkin juga sedikit berbeda sepanjang siklus," kata Dweck.

Tanda jika vagina harus diperiksakan ke dokter

Seorang wanita harus mewaspadai gejala baru atau tidak biasa yang mungkin merupakan tanda bahwa vaginanya tidak sehat.

Beberapa masalah yang bisa muncul adalah:

  • Infeksi jamur yang memiliki gejala keluarnya cairan kental seperti keju putih, gatal, dan iritasi.
  • Infeksi saluran kemih atau ISK yang memiliki tanda sering buang air kecil dan nyeri serta sakit saat berhubungan seks.
  • Seks yang menyakitkan, ini bisa menjadi tanda dari banyak kondisi, seperti ISK, infeksi jamur, infeksi menular seksual, endometriosis, serta fibroid.
  • Infeksi menular seksual (IMS) yang memiliki gejala bervariasi berdasarkan infeksinya. Tetapi gejala umumnya adalah keluarnya cairan berwarna hijau, abu-bau, atau mungkin berdarah, serta bau amis atau busuk, gatal, ketidaknyamanan saat atau pendarahan setelah berhubungan seks.

Jika mengalami salah satu dari gejala ini, penting untuk menemui obgyn sesegera mungkin untuk mendiagnosis penyebabnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI