Lebih dari 100 Juta Orang Menyukai Konten Hoaks soal Vaksin Covid-19

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 13 Mei 2021 | 15:00 WIB
Lebih dari 100 Juta Orang Menyukai Konten Hoaks soal Vaksin Covid-19
Ilustrasi hoaks. (Shutterstock)

Suara.com - Berita palsu atau hoaks tentang vaksin Covid-19 dapat berdampak negatif pada kepercayaan publik terhadap vaksinasi. Hal ini dinyatakan dalam sebuah studi baru dari UNSW Sydney.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah PLOS ONE mengungkapkan lebih dari 103 juta orang di seluruh dunia menyukai, berbagi, me-retweet informasi yang salah dan teori konspirasi tentang vaksin Covid-19.

Melansir dari Medical Xpress, studi yang dipimpin oleh peneliti UNSW tersebut meneliti konten antara Desember 2019 hingga November 2020 yang meliputi artikel berita, postingan media sosial, laporan online, dan blog.

Associate Professor, Holly Seale dari UNSW Medicine & Health's School of Population Health dan penulis senior studi tersebut mengatakan misinformasi yang dibagikan oleh anggota keluarga, teman dan orang lain di jaringan komunitas yang lebih luas masih mengkhawatirkan.

"Dari penelitian sebelumnya, kami dapat menghubungkan informasi yang salah ini dengan hasil negatif, termasuk kematian," jelas Prof Seale.

Yang juga menjadi perhatian adalah tidak adanya informasi berbasis fakta untuk melawan peredaran teori dan rumor konspirasi di berbagai platform media sosial. Hal ini yang berpotensi disalahartikan sebagai informasi yang kredibel. 

Selain itu, studi tersebut mengidentifikasi banyak rumor dan teori konspirasi yang dapat berdampak negatif terhadap kepercayaan publik pada vaksin Covid-19 dan kesediaan untuk menerima vaksinasi.

Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)


Sebuah survei nasional yang dilakukan di antara orang dewasa Amerika Serikat pada September 2020 tentang kesediaan untuk menerima vaksin Covid-19, menunjukkan penurunan hingga 21 persen  jika dibandingkan dengan survei nasional pada Mei 2020. Penurunan ini bisa jadi karena paparan misinformasi vaksin Covid-19 di media sosial. 

Dalam penelitian lain yang dilakukan di antara orang dewasa Australia, 24 persen tidak yakin atau tidak mau menerima vaksin Covid-19. Sementara 89 persen dari orang-orang ini mengkhawatirkan kemanjuran dan keamanan vaksin, dan 27 persen percaya bahwa vaksin Covid-19 tidak diperlukan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpaksa Lebaran di Ruang Isolasi, Helmizar Curhat Pilu

Terpaksa Lebaran di Ruang Isolasi, Helmizar Curhat Pilu

Kalbar | Kamis, 13 Mei 2021 | 12:43 WIB

Best 5 Oto:  Aktor Bollywood Barter Motor, Arab Saudi Gagas Mobil Listrik

Best 5 Oto: Aktor Bollywood Barter Motor, Arab Saudi Gagas Mobil Listrik

Otomotif | Kamis, 13 Mei 2021 | 11:26 WIB

Dilarang Mudik, Lima Film Ini Cocok Temani Saat di Rumah Saja

Dilarang Mudik, Lima Film Ini Cocok Temani Saat di Rumah Saja

Banten | Kamis, 13 Mei 2021 | 10:15 WIB

Terkini

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:16 WIB

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 12:10 WIB

×