Dokter India Temukan Infeksi Jamur Hitam pada Pasien Covid-19, Apa Itu?

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 14 Mei 2021 | 13:08 WIB
Dokter India Temukan Infeksi Jamur Hitam pada Pasien Covid-19, Apa Itu?
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Belakangan, dokter di India melaporkan kasus mukormikosis atau infeksi jamur hitam yang serius dan langka pada beberapa pasien virus corona Covid-19.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), infeksi jmur hitam ini disebabkan oleh sekelompok jamur yang disebut micormycetes yang hidup di seluruh lingkungan dan biasanya tidak mengganggu orang sehat.

Tapi, orang yang menderita masalah kesehatan dan mengonsumsi obat untuk menurunkan kemampuan tubuh melawan kuman dan penyakit, obat ini bisa menginfeksi sinus atau paru-paru jika terhirup melalui udara atau kulit yang terluka.

Orang dengan diabetes, kanker, transplantasi organ tubuh, transplantasi sel induk, sel darah putih rendah, penggunaan kortikosteroid jangka panjang, penggunaan narkoba suntikan, terlalu banyak zat besi, cedera kulit dan berat badan lahir rendah atau prematur juga bisa meningkatkan risiko penyakit ini.

Gejala infeksi jamur hitam biasanya berupa pembengkakan pada satu sisi wajah, sakit kepala, hidung tersumbat atau sinus, lesi hitam pada batang hidung atau demam.

Ilustrasi rumah sakit (adobe stock)
Ilustrasi rumah sakit (adobe stock)

Pada orang yang mengidap penyakit di paru-paru, demam, batuk, nyeri dada atau sesak napas bisa menjadi indicator infeksi. Orang lain mungkin mengalami sakit perut, mual, muntah atau pendarahan gastrointestinal.

Menurut CDC, jamur hitam ini tidak bisa menyebar antar manusia atau hewan. Bahkan tak ada vaksin yang bisa mencegah infeksi jamur hitam ini, tapi mereka yang mengonsumsi obat anti jamur untuk mencegahnya termasuk golongan berisiko tinggi.

Di India, pejabat kesehatan memperingatkan para dokter untuk membatasi penggunaan steroid pada pasien virus corona Covid-19, terutama pada penderita diabetes.

"Ada kasus yang dilaporkan di beberapa negara lain, termasuk Inggris, AS, Prancis, Austrua, Brasil dan Meksiko. Tapi volumenya jauh lebih besar di India," kata David Denning, seorang profesor di Universitas Manchester Inggris dan pakar di Global Dana Aksi untuk Infeksi Jamur dikutip dari Fox News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter India Temukan 40 Pasien Virus Corona Alami Infeksi Jamur Hitam

Dokter India Temukan 40 Pasien Virus Corona Alami Infeksi Jamur Hitam

Health | Rabu, 12 Mei 2021 | 09:21 WIB

Jamur Hitam Serang Otak Pasien Covid-19 India: Serius dan Mematikan!

Jamur Hitam Serang Otak Pasien Covid-19 India: Serius dan Mematikan!

Tekno | Selasa, 11 Mei 2021 | 19:37 WIB

Belum Selesai dengan Gelombang 2, Muncul Infeksi Jamur Langka di India

Belum Selesai dengan Gelombang 2, Muncul Infeksi Jamur Langka di India

Health | Selasa, 11 Mei 2021 | 16:02 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB