Belum Selesai dengan Gelombang 2, Muncul Infeksi Jamur Langka di India

Arendya Nariswari, Rosiana Chozanah

Selasa, 11 Mei 2021 | 16:02 WIB
Belum Selesai dengan Gelombang 2, Muncul Infeksi Jamur Langka di India
Tingginya angka kematian per hari akibat Covid-19 di India. [Sanjay Kanojia/AFP]

Suara.com - Seorang ahli bedah mata Akhsay Nair asal Mumbai, India, menemukan sebuah kasus infeksi 'jamur hitam' langka terjadi pada seorang wanita penyintas Covid-19 yang juga menderita diabetes, pada Sabtu (8/5/2021) pekan lalu.

Sebelum operasi, spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan sudah menangani pasien ini.

Pada dokter sudah memasang selang ke hidungnya dan mengeluarkan jaringan yang terinfeksi Mucormycosis, infeksi jamur langka tetapi berbahaya. Infeksi agresif ini memengaruhi hidung, mata dan terkadang otak.

Sementara tugas Nair dalam operasi wanita ini adalah mengangkat matanya.

"Saya akan mengangkat matanya untuk menyelamatkan hidupnya. Begitulah cara penyakit ini bekerja," kata Nair, dilansir BBC.

Sejumlah pasien COVID-19 dirawat di dalam bangsal yang penuh sesak di sebuah rumah sakit di New Delhi, India, Sabtu (1/5/2021). India mencatat lebih dari 400.000 kasus COVID-19 baru untuk pertama kalinya saat gelombang kedua virus corona melanda negara tersebut. Upaya vaksinasi besar-besaran negara itu terhambat di beberapa daerah karena kekurangan pasokan vaksin. ANTARA FOTO/REUTERS/Danish Siddiqui/pras.
Sejumlah pasien COVID-19 dirawat di dalam bangsal yang penuh sesak di sebuah rumah sakit di New Delhi, India, Sabtu (1/5/2021). India mencatat lebih dari 400.000 kasus COVID-19 baru untuk pertama kalinya saat gelombang kedua virus corona melanda negara tersebut. Upaya vaksinasi besar-besaran negara itu terhambat di beberapa daerah karena kekurangan pasokan vaksin. ANTARA FOTO/REUTERS/Danish Siddiqui/pras.

Ketika India sedang menghadapi krisis kasus virus corona gelombang kedua, ada banyak pasien yang juga mengalami infeksi 'jamur hitam' ini.

Apa itu Mucormycosis?

Mucormycosis merupakan infeksi langka yang disebabkan oleh jamur mukosa. Jamur mukosa ini banyak ditemukan di tanah, tanaman, pupuk kandang, serta buah dan sayuran yang membusuk.

"(Jamur) ini ada di mana-mana dan ditemukan di tanah dan udara, bahkan, di hidung dan lendir orang sehat," jelas Nair.

baca juga

Nair melanjutkan bahwa jamur dapat memengaruhi sinus dan paru-paru. Infeksinya dapat mengancam jiwa pada penderita diabetes atau orang dengan gangguan kekebalan yang parah, seperti pasien kanker atau orang dengan HIV/AIDS.

Dokter percaya infeksi mucormycosis ini, yang memiliki tingkat kematian keseluruhan 50 persen, kemungkinan dipicu oleh penggunaan steroid, pengobatan yang saat ini sedang digunakan untuk pasien Covid-19 parah dan kritis.

Meski mampu mengurangi peradangan di paru-paru, steroid juga mengurangi kekebalan dan meningkatkan kadar gula darah penderita diabetes serta pasien Covid-19 non-diabetes.

Dokter menduga penurunan kekebalan ini dapat memicu kasus mucormycosis.

Nair sendiri mengaku sudah menemukan 40 pasien yang terinfeksi 'jamur hitam' sejak April kemarin. Kebanyakan dari mereka adalah penderita diabetes yang sembuh dari Covid-19 di rumah. Sebelas dari kasus tersebut harus menjalani operasi pengangkatan mata.

Antara Desember hingga Februari, enam rekan dokternya di lima kota, yakni Mumbai, Bangalore, Hyderabad, Delhi dan Pune, telah melaporkan 58 kasus infeksi. Sebagian besar pasien tertular pada 12 hingga 15 hari setelah pulih dari Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi Jamur Shitake dengan Rutin, Dapatkan 3 Manfaat Utama Ini

Konsumsi Jamur Shitake dengan Rutin, Dapatkan 3 Manfaat Utama Ini

Your Say | Selasa, 04 Mei 2021 | 17:28 WIB

Manfaat Konsumsi Jamur Pangan Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Konsumsi Jamur Pangan Bagi Kesehatan Tubuh

Health | Rabu, 28 April 2021 | 14:31 WIB

Praktis untuk Buka Puasa, Ini Resep Sup Tahu Jamur Hangat dan Nikmat

Praktis untuk Buka Puasa, Ini Resep Sup Tahu Jamur Hangat dan Nikmat

Lifestyle | Selasa, 27 April 2021 | 15:56 WIB

Terkini

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:21 WIB

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:20 WIB

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:17 WIB

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Video | Selasa, 22 September 2026 | 19:11 WIB

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:10 WIB

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:05 WIB

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:00 WIB

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:59 WIB

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:56 WIB

Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI

Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 18:51 WIB

×