Minyak Kanola atau Minyak Sayur, Mana yang Lebih Sehat?

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Minggu, 16 Mei 2021 | 14:00 WIB
Minyak Kanola atau Minyak Sayur, Mana yang Lebih Sehat?
Ilustrasi minyak goreng. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam urusan memasak, tentu tak bisa dipisahkan dengan kehadiran minyak goreng. Tahukah Anda? Minyak untuk memasak tersedia berbagai macam di pasaran. Contohnya minyak kanola dan minyak sayur yang dianggap lebih sehat. Namun di antara keduanya, mana yang lebih menguntungkan tubuh?

Minyak Kanola

Minyak kanola merupakan jenis minyak nabati yang berasal dari biji tanaman Canola. Minyak canola kaya akan omega-3 yang menyehatkan jantung. "Lebih lanjut, minyak ini mengandung banyak pitosterol, yang membantu mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam tubuh," kata Erin Macdonald, RDN, ahli gizi terdaftar di Orange County, California.

Dilansir dari The Healthy, minyak kanola memiliki titik asap tinggi 468 derajat F, yang berarti dapat digunakan untuk memasak dengan panas tinggi tanpa mengurangi nutrisi atau rasanya.

Karena titik asapnya yang tinggi, minyak canola dapat digunakan dalam berbagai jenis masakan, termasuk menumis, memanggang , memanggang, dan menumis.

Minyak Kanola (Shutterstock)
Minyak Kanola (Shutterstock)

Minyak Sayur

Minyak sayur atau minyak nabati dapat dibuat dari berbagai sumber, termasuk kacang-kacangan seperti kacang tanah atau kedelai. Bisa juga dari biji minyak nabati seperti bunga matahari, anggur, bunga safflowers, atau jagung. Minyak sayur juga bisa mengandung biji kapas atau minyak sawit.

Minyak nabati umumnya rendah lemak jenuh dan tinggi lemak tak jenuh ganda. Minyak nabati biasanya mengandung sekitar 2 gram lemak jenuh dan 6 gram masing-masing lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda.

Sama seperti minyak kanola, minyak sayur memiliki rasa yang netral. Namun, salah satu kelebihan utama minyak nabati adalah harganya yang murah.

Baca Juga: Masuk Masa Supercycle, Harga Minyak Goreng Bakal Naik

Satu kelemahan dari minyak nabati ini adalah Anda tidak selalu tahu apa yang Anda dapatkan. "Kecuali daftar bahan menyebutkan sumber minyak, Anda tidak akan tahu campuran minyaknya," kata Michele Redmond, RDN, koki dan ahli diet terdaftar di Scottsdale, Arizona.

"Artinya, Anda juga tidak akan tahu campuran lemak jenuh, tak jenuh ganda atau tak jenuh tunggal."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI