Temuan Baru: Varian Virus Corona India Bisa Lebih Mengancam Anak-Anak

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 19 Mei 2021 | 16:00 WIB
Temuan Baru: Varian Virus Corona India Bisa Lebih Mengancam Anak-Anak
Ilustrasi virus corona covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Varian baru virus corona India telah menimbulkan kekhawatiran, karena diduga lebih mudah menular dan kebal terhadap vaksin Covid-19 berkat mutasi gandanya.

Kini, Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung berpendapat bahwa varian virus corona India (B.1.617) itu nampaknya lebih mudah menyerang anak-anak daripada orang dewasa.

"Saya telah berbicara dengan Direktur Layanan Medis Kenneth Mak sebelum datang ke konferensi pers ini. Dia mengatakan sepertinya jenis varian virus corona B.1.617 ini lebih mudah mempengaruhi anak-anak," kata Ong Ye Kung dalam konferensi pers dikutip dari Express.

Karena mereka mendeteksi ada varian virus corona India ini di Singapura, Kementerian Pendidikan Singapura langsung menerapkan kegiatan belajar-mengajar daring selama beberapa hari ke depan dan memastikan semua sekolah aman untuk dibuka kembali.

"Jadi, itu juga termasuk tindakan pencegahan yang dilakukan baru-baru ini, mengingat perilaku yang berbeda dari jenis virus corona ini," jelasnya.

Ilustrasi Virus Corona Covid-29 (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 (Unsplash/CDC)

Sementara itu, Kepala Kesehatan Masyarakat Birmingham, mengatakan ada bukti yang menunjukkan bahwa varian baru virus corona India menimbulkan ancaman yang lebih besar bagi orang dewasa muda daripada varian virus corona sebelumnya. Bahkan varian baru virus corona ini bisa menjadi ancaman yang lebih besar bagi anak-anak.

"Pastinya ada gambaran dan informasi dari India yang mengganggu sekarang ini dan menunjukkan bahwa varian tersebut merupakan ancaman besar bagi orang dewasa yang lebih muda," jelasnya.

Sehingga, Inggris sendiri menerapkan aturan bagi semua orang yang baru saja datang dari India harus melakukan karantina dan sejumlah tes Covid-19 untuk mencegah penyebaran varian virus corona India tersebut.

Kepala Kesehatan Masyarakat Birmingham sendiri mengaku khawatir kalau varian baru virus corona India ini sama seperti varian Brasil, yakni varian virus corona yang jelas berbahaya dan harus ditangani secara serius.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Dua Jenis Vaksin yang Diklaim Efektif Cegah Mutasi Virus Corona India

Ini Dua Jenis Vaksin yang Diklaim Efektif Cegah Mutasi Virus Corona India

Health | Rabu, 19 Mei 2021 | 11:30 WIB

Studi: AstraZeneca Tetap Efektif Meski Melawan Varian Virus Corona India

Studi: AstraZeneca Tetap Efektif Meski Melawan Varian Virus Corona India

Health | Selasa, 18 Mei 2021 | 20:48 WIB

Picu Kenaikan Kasus di Inggris, Simak Gejala Varian Baru Virus Corona India

Picu Kenaikan Kasus di Inggris, Simak Gejala Varian Baru Virus Corona India

Health | Selasa, 18 Mei 2021 | 16:00 WIB

Terkini

Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla

Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla

Kaltim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup

Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:12 WIB

Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT

Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:11 WIB

GPI Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi Demo: Jangan Klaim Diri Merepresentasikan Rakyat

GPI Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi Demo: Jangan Klaim Diri Merepresentasikan Rakyat

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:10 WIB

5 Pasangan Zodiak yang Paling Tidak Cocok Dijadikan Rekan Kerja Satu Tim

5 Pasangan Zodiak yang Paling Tidak Cocok Dijadikan Rekan Kerja Satu Tim

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar

Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027

Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027

Video | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:00 WIB

ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya

ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara

Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara

Kaltim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:54 WIB

×