Perusahaan Susu hingga Alkohol di Filipina Tak Dapat Akses Vaksin Covid-19

Bangun Santoso

Minggu, 23 Mei 2021 | 08:20 WIB
Perusahaan Susu hingga Alkohol di Filipina Tak Dapat Akses Vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Pemerintah Filipina mendapatkan kecaman dari publik karena tidak memberikan akses terhadap perusahaan tembakau, susu, gula, minuman ringan, dan alkohol untuk mendapatkan vaksin COVID-19 bagi para karyawannya.

Kecaman tersebut dikarenakan aturan yang dikeluarkan Departemen Kesehatan Filipina yang mengecualikan karyawan sejumlah industri untuk mendapatkan vaksin yang diimpor pemerintah.

Mengutip manilastandard.net, Minggu (23/5/2021) perwakilan dari Marikina, Stella Luz Quimbo, menyatakan rancangan aturan yang kontroversial tersebut didasarkan pada aturan berbentuk Surat Edaran Memorandum Departemen Kesehatan bersama Komisi Layanan Sipil yang dikeluarkan Sekretaris Kesehatan, Francisco Duque, pada 2010 silam.

Saat itu, Duque menjabat sebagai Kepala Komisi Layanan Sipil pada 2010 silam. Isi dari surat edaran tersebut melarang pejabat pemerintah dan karyawan berinteraksi dengan industri tembakau serta sejumlah industri lainnya.

Departemen Kesehatan dan Komisi Layanan Sipil mengeluarkan surat edaran tersebut setelah menerima hibah besar-besaran dari Bloomberg Initiative.

"Kebijakan yang diusulkan adalah mencegah perusahaan yang dianggap terlibat dalam kegiatan yang bertentangan dengan kesehatan masyarakat, sehingga mencerminkan kesalahpahaman para pendukung mandat kesehatan masyarakat dari Departemen Kesehatan selama pandemi,” kata Quimbo.

Kecaman juga disuarakan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Filipina, Bernadette Herrera. Menurutnya, karyawan industri-industri tersebut memiliki hak untuk mendapatkan vaksin.

“Mengapa Anda mendiskriminasi perusahaan ini dan karyawan mereka? Bukankah mereka punya hak untuk divaksinasi? Mereka juga warga negara Filipina,” ujar Herrera.

"Perusahaan-perusahaan ini mencoba menawarkan solusi dan melindungi karyawan mereka serta tanggungan mereka yang adalah orang Filipina.”

baca juga

Senator Imee Marcos menilai kebijakan Departemen Kesehatan sangat kejam. Kebijakan tersebut justru menghambat upaya pemerintah dalam menjalankan program vaksin. “Kami akan melihat penghapusan total 50% sumbangan vaksin oleh perusahaan-perusahaan besar ini. Sumbangan yang diatur dalam perjanjian tripartit, antara entitas swasta, produsen vaksin, dan pemerintah,” katanya. “Aturan administratif tersebut benar-benar bertentangan dengan ‘tanggung jawab bersama’ dan kolaborasi yang telah diupayakan dari sektor swasta dan organisasi lain melalui Rencana Penyebaran dan Vaksinasi Nasional Filipina untuk Covid-19,” Marcos menambahkan.

Presiden Senat Vicente Sotto III mengancam akan memotong anggaran Departemen Kesehatan jika tetap menerapkan kebijakan tersebut. Sotto menegaskan bahwa kongres memiliki kekuasaan untuk mengatur anggaran departemen.

“Orang-orang kita membutuhkan semua bantuan yang mereka bisa dapatkan, namun mereka mencegahnya dengan kebijakan yang tidak masuk akal itu?” ujarnya.

Pemimpin Minoritas Senat, Franklin Drilon, menimpali dia sangat terganggu dengan draf aturan Departemen Kesehatan. Menurut dia, kebijakan tersebut sangat diskriminatif dan tidak dapat diterima secara moral. “Siapa yang memerankan Tuhan di sini? Tolong berhenti berpura-pura menjadi Tuhan. Ini bukan waktunya untuk politik dan agenda egois. Merupakan tanggung jawab moral kami untuk membagikan vaksin,” kata Drilon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Kelam Bisnis Kotor Saat Pandemi: Antigen Bekas dan Jual Beli Vaksin

Jejak Kelam Bisnis Kotor Saat Pandemi: Antigen Bekas dan Jual Beli Vaksin

News | Minggu, 23 Mei 2021 | 08:03 WIB

Satgas: Turunnya Kasus Covid-19 Indonesia Bukan karena Testing yang Rendah

Satgas: Turunnya Kasus Covid-19 Indonesia Bukan karena Testing yang Rendah

Health | Minggu, 23 Mei 2021 | 07:28 WIB

Rentan Depresi, Perawat Covid-19 Diberikan Pelatihan Psikososial

Rentan Depresi, Perawat Covid-19 Diberikan Pelatihan Psikososial

Sulsel | Minggu, 23 Mei 2021 | 07:06 WIB

Kronologi Warga Bakar dan Gali Makam Pasien COVID 19 di Padangsidimpuan

Kronologi Warga Bakar dan Gali Makam Pasien COVID 19 di Padangsidimpuan

Sumsel | Minggu, 23 Mei 2021 | 08:05 WIB

Ini 6 Kabupaten/Kota di Sumsel dengan Kasus Lebih 1.000 Pasien COVID 19

Ini 6 Kabupaten/Kota di Sumsel dengan Kasus Lebih 1.000 Pasien COVID 19

Sumsel | Minggu, 23 Mei 2021 | 07:55 WIB

Palembang Masih Berzona Merah, Satgas COVID 19 Minta Perbaiki Penanganan

Palembang Masih Berzona Merah, Satgas COVID 19 Minta Perbaiki Penanganan

Sumsel | Minggu, 23 Mei 2021 | 07:25 WIB

Stasiun Kereta Api Medan Sediakan Layanan Pemeriksaan GeNose C-19

Stasiun Kereta Api Medan Sediakan Layanan Pemeriksaan GeNose C-19

Sumut | Minggu, 23 Mei 2021 | 07:10 WIB

Terkini

PKS Buka Peluang Gulirkan Hak Angket Ijazah Gibran Usai Dapat Sinyal Positif dari PDIP

PKS Buka Peluang Gulirkan Hak Angket Ijazah Gibran Usai Dapat Sinyal Positif dari PDIP

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Demonstrasi Makin Marak, Pakar Sentil Lambatnya Respon Pemerintah, Rakyat Jangan Terus Disalahkan

Demonstrasi Makin Marak, Pakar Sentil Lambatnya Respon Pemerintah, Rakyat Jangan Terus Disalahkan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:41 WIB

3 Parfum Lokal yang Cocok Dipakai saat Musim Hujan, dari Aroma Woody Hangat hingga Manis Nyaman

3 Parfum Lokal yang Cocok Dipakai saat Musim Hujan, dari Aroma Woody Hangat hingga Manis Nyaman

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar

Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Kupas Tuntas Gaya Kalcer Honda Genio, Motor Retro yang Paham Kebutuhan Komuter dan Punya Warna Baru

Kupas Tuntas Gaya Kalcer Honda Genio, Motor Retro yang Paham Kebutuhan Komuter dan Punya Warna Baru

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Tak Perlu Mahal, Ini 4 Lip Balm untuk Bibir Hitam dan Kering di Bawah Rp30 Ribu

Tak Perlu Mahal, Ini 4 Lip Balm untuk Bibir Hitam dan Kering di Bawah Rp30 Ribu

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Persib Waspada! Igor Tolic Akui Melbourne Victory Punya Transisi Permainan Mematikan

Persib Waspada! Igor Tolic Akui Melbourne Victory Punya Transisi Permainan Mematikan

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Mainkan Peran Ganda di Film Kembar Tak Sama, Endy Arfian Bongkar Tantangan Terberatnya

Mainkan Peran Ganda di Film Kembar Tak Sama, Endy Arfian Bongkar Tantangan Terberatnya

Entertainment | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo

Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:32 WIB

×