Keseringan Menonton TV di Usia 40 Tahun ke Atas, Waspada Kesehatan Otak

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 27 Mei 2021 | 09:41 WIB
Keseringan Menonton TV di Usia 40 Tahun ke Atas, Waspada Kesehatan Otak
Menonton TV (shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan menonton TV di usia 40 tahun ke atas bisa memicu masalah pada otak. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang dipresentasikan pada konferensi American Heart Association’s Epidemiology, Prevention, Lifestyle and Cardiometabolic Health 2021. 

Melansir dari Healthline, studi ini menggunakan perilaku menonton TV sebagai kebiasaan menetap atau kurang gerak.

Kemudian kesehatan otak peserta diukur dengan menjawab pertanyaan tentang kebiasaan menonton mereka, menyelesaikan tes kognitif, dan menjalani pemindaian MRI otak.

Para peneliti menunjukkan bahwa orang yang melaporkan menonton TV dalam jumlah tinggi mengalami penurunan kognitif yang lebih besar dan mengurangi materi abu-abu dalam otak.

Materi abu-abu otak terlibat dalam pengambilan keputusan, pendengaran dan penglihatan, serta kontrol otot.

Peneliti juga menunjukkan bahwa  setiap kenaikan 1 jam dalam waktu menonton TV rata-rata setiap hari dikaitkan dengan pengurangan 0,5 persen materi abu-abu otak.

American Heart Association menyatakan di situs webnya bahwa sains telah menghubungkan ketidak aktivan secara fisik dan duduk terlalu banyak dengan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi, diabetes tipe 2, kanker paru-paru, dan kematian dini.

"Pekerjaan ini menambah penelitian serupa menunjukkan hubungan antara menonton televisi dan penurunan kognitif di kemudian hari tetapi tidak membuktikan penyebab," kata Heather Snyder, PhD, wakil presiden asosiasi Alzheimer dari hubungan medis dan ilmiah.

"Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami tautan ini," imbuhnya. 

baca juga
Ilustrasi orang menonton TV (Shutterstock)
Ilustrasi orang menonton TV (Shutterstock)


Menurut Snyder, penting untuk mempertimbangkan apa yang dapat Anda lakukan selain menonton televisi. Dalam hal ini, ia merekomendasikan untuk memilih kegiatan yang  baik untuk jantung, otak, dan kesehatan tubuh.

"Telibat dalam aktivitas fisik, pola makan seimbang, dan bersosialisasi dapat mengurangi risiko penurunan kognitif," kata Snyder.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pak Ogah Alami Penyumbatan di Otak hingga Suara Tak Ada

Pak Ogah Alami Penyumbatan di Otak hingga Suara Tak Ada

Video | Rabu, 26 Mei 2021 | 20:10 WIB

Pak Ogah Alami Penyumbatan Pembuluh Darah ke Otak, Begini Cara Pencegahannya

Pak Ogah Alami Penyumbatan Pembuluh Darah ke Otak, Begini Cara Pencegahannya

Health | Rabu, 26 Mei 2021 | 06:35 WIB

Dialami Pak Ogah, Ini Gejala Penyumbatan Pembuluh Darah ke Otak yang Wajib Diketahui

Dialami Pak Ogah, Ini Gejala Penyumbatan Pembuluh Darah ke Otak yang Wajib Diketahui

Health | Selasa, 25 Mei 2021 | 19:22 WIB

Terkini

AIA Indonesia Sasar Nasabah Orang Kaya, Tawarkan Proteksi hingga Usia 99 Tahun

AIA Indonesia Sasar Nasabah Orang Kaya, Tawarkan Proteksi hingga Usia 99 Tahun

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:53 WIB

Dituding Fasilitasi Aksi LGBT di Pesta Selebgram, Izin MYE Lounge Makassar Diperiksa

Dituding Fasilitasi Aksi LGBT di Pesta Selebgram, Izin MYE Lounge Makassar Diperiksa

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!

Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:45 WIB

RAAM Balik Cetak Laba Usaha Rp6,33 Miliar pada Semester I 2026

RAAM Balik Cetak Laba Usaha Rp6,33 Miliar pada Semester I 2026

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:43 WIB

BPK Kalbar 'Buka Suara' Soal Auditor Terjaring OTT Polda: Kami Masih Menunggu Informasi Resmi

BPK Kalbar 'Buka Suara' Soal Auditor Terjaring OTT Polda: Kami Masih Menunggu Informasi Resmi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Iran: Selat Hormuz Tidak Akan Dibuka Sebelum 'Syarat Damai' Dipenuhi AS

Iran: Selat Hormuz Tidak Akan Dibuka Sebelum 'Syarat Damai' Dipenuhi AS

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Surat MA Salah Alamat, Bupati Gowa Kehilangan Hak Tanggap dan Bakal Lawan Putusan Pemberhentian!

Surat MA Salah Alamat, Bupati Gowa Kehilangan Hak Tanggap dan Bakal Lawan Putusan Pemberhentian!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Mencari Arti Kebebasan dan Cinta dalam Fish in the Water Karya Lee Chanhyuk

Mencari Arti Kebebasan dan Cinta dalam Fish in the Water Karya Lee Chanhyuk

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Kabar Duka: Nyai Hj Mahfudhoh Putri Pendiri NU KH Wahab Chasbullah Wafat di Usia 82 Tahun

Kabar Duka: Nyai Hj Mahfudhoh Putri Pendiri NU KH Wahab Chasbullah Wafat di Usia 82 Tahun

Jatim | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:27 WIB

61 Kg Merkuri Diselundupkan via Bakauheni, Polisi Gulung Jaringan Lintas Pulau

61 Kg Merkuri Diselundupkan via Bakauheni, Polisi Gulung Jaringan Lintas Pulau

Lampung | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:20 WIB

×