Kualitas Udara Ternyata Berpengaruh pada Penyebaran Virus

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 27 Mei 2021 | 14:27 WIB
Kualitas Udara Ternyata Berpengaruh pada Penyebaran Virus
Ilustrasi penyebaran virus. [Shutterstock]

Suara.com - Kualitas udara memiliki pengaruh terhadap penyebaran virus. Hal ini menyusul pernyataan resmi World Health Organisation (WHO) bahwa virus corona penyebab Covid-19 mampu menyebar melalui udara.

Virus ini sendiri merupakan varian yang lebih menular dan sangat berbahaya. Pasalnya virus ini bisa menyebar sebagai aerosol, dan di dalam ruangan ada beberapa faktor yang bisa berdampak kepada risikonya, yaitu suhu udara, kelembaban, dan PM2.5 (Particulate Matter 2.5).

“Beberapa minggu lalu, World Health Organisation secara resmi announced bahwa Covid-19 adalah virus yang menyebar lewat udara. Sekarang dengan varian yang lebih menular, kewaspadaan kami untuk keluarga kami jauh lebih tinggi,” ujar CEO Aria, Nathan Roestandy, berdasarkan siaran pers yang Suara.com terima.

Melihat pesatnya mutasi dari virus Covid-19, perusahaan startup teknologi yang berfokus terhadap kualitas udara Aria memperkenalkan Indeks Risiko Virus yang menjadi inovasi baru di mana AirTest, alat pemantau kualitas udara dalam ruangan, bisa mengidentifikasi apakah kondisi dalam ruangan kita meningkatkan kelangsungan hidup dan penyebaran virus.

Nathan mengungkapkan bahwa suhu udara yang dingin juga mampu memperpanjang kelangsungan hidup virus dan kelembaban yang terlalu kering bisa membuat droplet menjadi lebih ringan dan mengapung di udara lebih lama. Menurutnya, dengan menggunakan Airtest, maka udara akan mampu dinetralisir di kondisi yang baik untuk tubuh manusia.

Lebih lanjut, Nathan melihat dengan adanya inovasi ini maka semua orang bisa dengan mudah memantau kondisi udara yang dihirupnya setiap hari dan mampu mendeteksi jika terjadi penurunan kualitas udara.

“Dengan inovasi Aria AirTest ini, masyarakat yang memiliki perangkat bisa secara real-time memantau kondisi suhu udara, kelembapan, dan PM2.5 mereka. Device ini terintegrasi dengan aplikasi Nafas, di mana semua data langsung kelihatan dan dapat rekomendasi untuk memperbaiki kondisi udara sewaktu tidak optimal," terangnya.

Aria AirTest, pemantau kondisi suhu udara. (Dok. Aria)
Aria AirTest, pemantau kondisi suhu udara. (Dok. Aria)

Ia menjelaskan, bahwa device Aria terhubung dengan aplikasi Nafas dan membuat ekosistem pertama di Indonesia di mana data kualitas udara outdoor (luar ruangan) dan data kualitas udara indoor (dalam ruangan) terdapat di satu tempat untuk bisa lebih efektif menjaga kesehatan pribadi.

Guna memaksimalkan hasil dari aplikasi ini, tim dari Aria mereferensikan penelitian dari ahli kualitas udara dan epidemiologi dunia dalam pembuatan Indeks Resiko Virus. Aria AirTest sendiri adalah alat pemantau udara dalam ruangan yang tersedia di Official Store Aria seperti misalnya di Tokopedia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekan Penyebaran Virus COVID 19, Palembang Perlu Terapkan Jam Malam

Tekan Penyebaran Virus COVID 19, Palembang Perlu Terapkan Jam Malam

Sumsel | Kamis, 20 Mei 2021 | 16:45 WIB

Proses Vaksinasi dengan Vaksin yang Ada Terus Berlanjut

Proses Vaksinasi dengan Vaksin yang Ada Terus Berlanjut

News | Minggu, 16 Mei 2021 | 15:12 WIB

Semuanya Serba Tercemar, Begini Gambaran Dampak Perubahan Iklim pada 2050

Semuanya Serba Tercemar, Begini Gambaran Dampak Perubahan Iklim pada 2050

Health | Sabtu, 15 Mei 2021 | 11:50 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×