Cegah Anemia, Setiap Tahun 400 Ribu Remaja Putri Dapat Suplemen Tambah Darah

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 27 Mei 2021 | 19:15 WIB
Cegah Anemia, Setiap Tahun 400 Ribu Remaja Putri Dapat Suplemen Tambah Darah
Ilustrasi anemia. (Shutterstock)

Suara.com - Program pencegahan anemia pada remaja putri atau yang dikenal dengan MITRA Youth di 10 kabupaten Jawa Timur dan 10 kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) baru saja usai.

Anemia adalah kondisi ketika darah tidak memiliki sel darah merah sehat yang cukup. Hasilnya pasokan oksigen ke organ tubuh jadi berkurang. Dan menurut Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 sebanyak 32 persen remaja Indonesia menderita anemia.

Lewat program ini setiap tahun lebih dari 400.000 remaja putri mendapatkan suplemen tablet tambah darah (TTD) setiap minggunya. Tidak hanya itu kegiatan edukasi gizi diberikan di setiap minggunya.  

Program yang sudah berjalan sejak 2017 hingga 2020 ini berhasil menjangkau 5.859 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat di NTT dan Jawa Timur, hasil kerjasama organisasi Nutrition Internasional, pemerintah Indonesia, Australia dan Kanada.

Ilustrasi anemia. (Shutterstock)

Direktr Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dhian Probhoyekti bersuka cita dan bersyukur atas pencapaian program ini, karena secara tidak langsung bisa mengatasi stunting di Indonesia. 

Ini karena remaja putri yang dijangkau nantinya akan menjadi ibu dan melahirkan anak, sehingga apabila gizinya baik seperti tidak anemia, risiko melahirkan anak stunting jadi berkurang.

"Program MITRA Youth mendemonstrasikan pendekatan terintegrasi yang melibatkan kegiatan di sekolah dan di luar sekolah demi memastikan serapan TTD serta meningkatkan pengetahuan remaja tentang gizi yang baik,” kata Dhian saat konferensi pers, Kamis (27/5/2021).

Saat konferensi pers, dibagikan juga laporan dan hasil program kepada perwakilan pemerintah dan pejabat dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Bappenas, mitra pembangunan, akademisi, dan media.

Country Director Nutrition International, Dr. Sri Kusyuniati, Country Director Nutrition International berharap lewat program ini akan terjadi perubahan perilaku masyarakat khususnya orangtua remaja dan pihak sekolah yang diintervensi.

"Gizi yang baik pada masa remaja ini dapat mendorong pertumbuhan fisik dan mental yang optimal; memberikan remaja kekuatan dan fokus untuk belajar, bekerja, menangkal penyakit, dan berpartisipasi penuh di masyarakat," terang Dr. Sri.

Lewat program ini pula, ketersediaan pasokan tablet tambah darah (TTD) bisa dipastikan, sehingga kacaunya jadwal pemberian TTD bisa diantisipasi.

Dalam praktiknya sebelum pandemi, para relawan dan petugas mendatangi sekolah dan mereka juga rela mendatangi rumah para remaja putri satu per satu saat pandemi, karena sekolah ditutup akibat pembatasan sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengonsumsi Kangkung Ketika Sahur Bikin Mengantuk, Mitos atau Fakta?

Mengonsumsi Kangkung Ketika Sahur Bikin Mengantuk, Mitos atau Fakta?

Your Say | Sabtu, 08 Mei 2021 | 15:12 WIB

Sama-sama Buat Lesu dan Muka Pucat, Ini Beda Anemia dan Talasemia

Sama-sama Buat Lesu dan Muka Pucat, Ini Beda Anemia dan Talasemia

Health | Kamis, 06 Mei 2021 | 13:10 WIB

Ingin Cegah Anemia Pada Remaja, Coba Konsumsi Makanan Ini

Ingin Cegah Anemia Pada Remaja, Coba Konsumsi Makanan Ini

Health | Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:28 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB