Dokter Peringatkan Olimpiade Tokyo 2020 Berisiko Munculkan Varian Baru Virus Corona

Kamis, 27 Mei 2021 | 20:05 WIB
Dokter Peringatkan Olimpiade Tokyo 2020 Berisiko Munculkan Varian Baru Virus Corona
Seorang kamerawan mengenakan masker pelindung wajah menyusul wabah penyakit virus corona (COVID-19) di depan spanduk yang memperlihatkan logo-logo perusahaan dan sponsor Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 di ruang media di Tokyo, Jepang, Selasa (17/3/2020). ANTARA/REUTERS/Issei Kato/aa. (REUTERS/ISSEI KATO/ISSEI KATO)

Suara.com - Kepala Persatuan Dokter Jepang memperingatkan gelaran Olimpiade Tokyo yang rencananya diselenggarakan musim panas tahun ini dapat menyebabkan munculnya jenis varian baru virus corona penyebab sakit Covid-19.

Meski Jepang telah berjanji mengadakan Olimpiade Tokyo 2020 yang aman dan terjamin, akan tetapi negara itu masih berjuang menahan gelombang keempat infeksi.

Jepang juga bersiap untuk memperpanjang keadaan darurat di sebagian besar wilayah mereka akibat pandemi Covid-19.

Pejabat Jepang, penyelenggara Olimpiade, dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) semuanya telah berjanji bahwa Olimpiade Tokyo akan terus berlanjut, meskipun dengan langkah-langkah pencegahan penularan virus yang ketat.

Penonton dari negara lain juga telah dilarang hadir dan keputusan untuk penonton domestik baru ditentukan bulan depan.

Tetapi bahkan dengan langkah-langkah itu, tetap ada kekhawatiran karena akan banyaknya atlet dan ofisial dari berbagai negara masuk ke Jepang. Terlebih dorongan vaksinasi juga masih lambat, baru sekitar 5 persen dari populasi Jepang.

Banyak orang lebih dari 200 negara dan wilayah akan tiba di Jepang selama pelaksanaan Olimpiade yang akan dimulai delapan minggu lagi.

"Kondisi itu menimbulkan bahaya. Semua jenis mutan virus yang berbeda yang ada di tempat berbeda akan terkonsentrasi dan berkumpul di Tokyo. Kami tidak dapat menyangkal kemungkinan bahkan jenis virus baru yang berpotensi muncul," kata Naoto Ueyama, kepala Persatuan Dokter Jepang, dalam konferensi pers, dikutip dari Channel News Asia.

"Jika situasi seperti itu muncul, itu bahkan bisa berarti jenis virus 'Olimpiade Tokyo' dinamai dengan cara ini, yang akan menjadi tragedi besar dan sasaran kritik, bahkan selama 100 tahun ke depan," imbuhnya.

Baca Juga: Varian Baru Virus Corona Sebabkan Kasus Covid-19 di Kepri Tinggi

Tetapi Kenji Shibuya, direktur Institute of Population Health di King's College, London, yang baru-baru ini membantu kampanye vaksinasi di Jepang, ragu dengan kekhawatiran varian baru tersebut.

"Mutasi terjadi ketika virus tetap berada pada orang yang mengalami gangguan kekebalan atau sebagian diimunisasi untuk jangka waktu yang lama. Jadi situasi saat ini di Jepang lebih berbahaya daripada (selama) Olimpiade Tokyo, menurut saya," kata Shibuya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI