Suntik Vaksin Covid-19, Wanita Ini Alami 14 Reaksi Anafilaksis dan Meninggal

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 28 Mei 2021 | 15:45 WIB
Suntik Vaksin Covid-19, Wanita Ini Alami 14 Reaksi Anafilaksis dan Meninggal
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Seorang wanita nyaris meninggal dunia karena mengalami reaksi langka setelah suntik vaksin Covid-19. Suntikan vaksin Covid-19 ini memicu reaksi anafilaksis.

Wanita bernama Kirsty Hext mengalami reaksi langka setelah mendapatkan suntikan kedua vaksin Pfizer. Karena, cara kerja vaksin Covid-19 ini seperti obat lain yang memiliki risiko efek samping.

Umumnya, kebanyakan orang akan baik-baik saja setelah suntik vaksin Covid-19 dan beberapa akan mengalami rasa sakit di area suntikan atau kelelahan.

Setiap orang yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 akan ditanya mengenai riwayat alerginya. Setiap orang juga pasti akan diminta menunggu 15 menit setelah suntik vaksin Covid-19 untuk memastikan kondisi mereka.

Kirsty, yang bekerja sebagai pengasuh tidak menyadari bahwa dirinya alergi terhadap salah satu bahan dari vaksin Covid-19. Saat ini, ia pun masih menunggu tes alergi untuk mengetahui penyebab alerginya hingga koma.

Ilustrasi wanita (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi wanita (Pixabay/Coyot)

Karena, Kirsty juga mengalami kejang dan patah pergelangan tangan, kaki dan tulang pipi akibat jatuh dari tangga setelah suntik vaksin Covid-19. Sekarang, kondisi Kirsty juga belum sehat dan masih disarankan menjalani rawat inap di rumah sakit setelah menderita syok anafilaksis.

Sementara itu, Kirsty, dari Portsmouth, mengatakan dokter menjelaskan bahwa syok yang dialaminya merupakan reaksi berkepanjangan terhadap suntikan vaksin Covid-19.

"Saya tidak memiliki alergi apapun sehingga sulit untuk memahami kondisi ini. Pada satu menit awal, saya merasa baik-baik saja dan selanjutnya saya kesakitan," kata Kirsty dikutip dari The Sun.

Setelah 20 menit melakukan suntik vaksin Covid-19, bibir dan lidahnya mulai membengkak dan Kirsty merasa terengah-engah. Kemudian, ia mengalami reaksi anafilaksis selama menjalani perawatan di rumah sakit.

baca juga

Reaksi anafilaksis itulah yang mengakibatkan Kirsty mengalami koma dan menjalani perawatan intensif di ICU. Sebelum koma, ia sempat menangis anaknya karena belum sempat bertemu.

"Saya pun membuat renca dengan keluarga untuk membantu menjaga putri saya bila terjadi sesuatu pada saya sebelum koma," jelasnya.

Meskipun Kirsty mengalami reaksi yang menyakitkan setelah suntik vaksin Covid-19 sampai nyaris meninggal dunia. Ia tetap mendesak semua orang untuk suntik vaksin Covid-19.

"Kami turut bersedih mendengar kondisi Kirsty. Saat ini, kami pun masih mengevaluasi setiap efek samping dari vaksin Covid-19. Tapi, reaksi alergi yang parah terhadap vaksin Pfizer masih sangat jarang terjadi," kata seorang juru bicara Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA).

Karena itu, MHRA menyarakan orang-orang yang memiliki riwayat reaksi alergi terhadap bahan-bahan vaksin Covid-19 sebaiknya tidak suntik terlebih dahulu. Tanda-tanda reaksi alergi mungkin termasuk ruam kulit yang gatal, sesak napas, dan pembengkakan pada wajah atau lidah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penerima Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia Meninggal, Ini Penyebabnya

Penerima Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia Meninggal, Ini Penyebabnya

Sumbar | Jum'at, 28 Mei 2021 | 12:27 WIB

Waduh, Efektivitas Vaksin Covid-19 untuk Varian Baru Virus Corona Berbeda-beda?

Waduh, Efektivitas Vaksin Covid-19 untuk Varian Baru Virus Corona Berbeda-beda?

Health | Kamis, 27 Mei 2021 | 21:18 WIB

Pria Penerima Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia Meninggal karena Sakit

Pria Penerima Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia Meninggal karena Sakit

News | Kamis, 27 Mei 2021 | 15:57 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB