Ilmuwan Bikin Prediksi Potensi Umur Maksimal Manusia, Bisa Tembus Seabad?

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 29 Mei 2021 | 15:43 WIB
Ilmuwan Bikin Prediksi Potensi Umur Maksimal Manusia, Bisa Tembus Seabad?
Ilustrasi lansia (Shutterstock)

Suara.com - Anda mungkin pernah mendengar seseorang yang bisa hidup hingga ratusan tahun. Ada beberapa orang yang tergolong sebagai orang tertua di Indonesia, salah satunya Mbah Arjo yang meninggal di usia 193 tahun.

Usia Mbah Arjo tersebut ternyata melebihi batas absolut rentang hidup manusia yang dihitung oleh peneliti.

Berdasarkan studi baru yang terbit di jurnal Nature Communications pada Selasa (25/5/2021) kemarin, manusia kemungkinan dapat hidup hingga usia 120 sampai 150 tahun, tetapi tidak akan lebih dari 'batas absolut' rentang hidup tersebut.

Untuk studi ini, peneliti menggunakan pemodelan matematika untuk memprediksi bahwa setelah usia 120 hingga 150 tahun, tubuh manusia akan kehilangan kemampuannya untuk pulih dari stres, seperti penyakit dan cedera, yang dapat mengakibatkan kematian.

Ilustrasi. (Sumber: Shuttertsock)
Ilustrasi. (Sumber: Shuttertsock)

Meski begitu, profesor di Institut Buck untuk Riset Penuaan di Novato, California, Judith Campisi, mengatakan hasil dari studi ini tidak menjelaskan apa-apa tentang kualitas hidup di usia tua.

Sebab, dalam beberapa tahun terakhir banyak ilmuwan merujuk pada jumlah tahun sehat dalam kehidupan seseorang sebagai rentang kehidupan mereka.

Menurut peneliti, apabila ada terapi untuk memperpanjang ketahanan tubuh, kemungkinan perawatan tersebut memungkinkan manusia hidup lebih lama dan lebih sehat.

Berdasarkan Live Science, para peneliti studi ini berasal dari perusahaan bioteknologi Gero yang berbasis di Singapura, Roswell Park Comprehensive Cancer Center di Buffalo, New York, dan Kurchatov Institute di Moskow.

Sebenarnya, ini bukanlah penelitian pertama yang menggunakan pemodelan untuk menguji rentang hidup manusia.

Ahli genetika di Albert Einstein College of Medicine, Jan Vijg, pernah memimpin sebuah penelitian yang dirinci pada 2016 di jurnal Nature.

Studinya menganalisis tren dalam data harapan hidup untuk memperkirakan bahwa tidak mungkin manusia berusia lebih lebih 125 tahun. Sementara peneliti lain berpendapat bahwa tidak ada batasan akhir pada rentang hidup manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Tertua di Eropa Sembuh dari Covid-19: Saya Tak Takut Mati

Orang Tertua di Eropa Sembuh dari Covid-19: Saya Tak Takut Mati

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 15:46 WIB

Wow, Orang Tertua di Dunia Akan Jadi Pembawa Obor Olimpiade Tokyo 2021

Wow, Orang Tertua di Dunia Akan Jadi Pembawa Obor Olimpiade Tokyo 2021

Lifestyle | Rabu, 11 November 2020 | 13:31 WIB

Berusia 117 Tahun, Wanita Ini Dinobatkan sebagai Orang Tertua di Dunia

Berusia 117 Tahun, Wanita Ini Dinobatkan sebagai Orang Tertua di Dunia

Health | Selasa, 22 September 2020 | 14:59 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB