alexametrics

Prancis Uji Coba Gelar Konser Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat

Bimo Aria Fundrika | Dian Kusumo Hapsari
Prancis Uji Coba Gelar Konser Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Ilustrasi Konser (Pexels/9149 foto)

Namun, gelaran konser tersebut diselenggarakan dengan aturan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Suara.com - Beberapa waktu lalu, salah satu negara di Eropa yakni Prancis mulai menggelar sebuah konser musik Band Rock Perancis Indochine. Konser ini digelar di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda seluruh negara di dunia.

Namun, gelaran konser tersebut diselenggarakan dengan aturan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Dilansir melalui News18, dalam konser tersebut para pengunjungnya diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes Covid-19 dan wajib menggunakan masker. Band Rock tersebut menggelar konsernya di sebuah tempat di pusat kota Paris pada hari Sabtu di hadapan 5 ribu penggemarnya.  

Pertunjukan di Bercy arena adalah bagian dari eksperimen yang diluncurkan oleh otoritas rumah sakit Paris yang bertujuan untuk menilai bagaimana konser akan dapat dilanjutkan. Seperti diketahui, Prancis secara bertahap mengakhiri pembatasan yang diberlakukan oleh krisis virus corona.

Baca Juga: Menkes Budi: Kasus Aktif Covid-19 Tembus 100 Ribu usai Lebaran, BOR Naik 25 Persen

Ilustrasi konser. [Shutterstock]
Ilustrasi konser. [Shutterstock]

Kafe dan restoran kembali melayani pelanggan awal bulan ini setelah penutupan enam bulan yang diamanatkan oleh pemerintah untuk mencoba menahan penyebaran infeksi. Tetapi protokol seputar tempat konser dan pertemuan kerumunan lainnya belum diputuskan.

“Pertama, saya suka Indochine… Selalu menyenangkan menghadiri konser, dan, sebagai tambahan, kami dapat membantu sains untuk tes ini, jadi ini sama-sama menguntungkan,” kata Sandra Terrin, penggemar musik berusia 22 tahun, kepada Reuters .

“Kami sedikit tertekan karena ini. Fakta bahwa kita bisa melihat orang lagi, konser, musik, semua itu, sungguh menyenangkan. "

Dua kelompok orang dipilih untuk acara eksperimental.

Yang pertama terdiri dari 5.000 subjek yang diizinkan untuk menghadiri konser setelah mengikuti tes Covid-19 minggu lalu dan kemudian satu lagi pada hari acara.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Sebut Nakes Cilacap Tak Terpapar Varian Covid-19 Asal India

2.500 orang lainnya dipilih untuk tinggal di rumah dan bertindak sebagai kelompok kontrol untuk melihat apakah virus corona menyebar di antara mereka yang menghadiri konser.

Komentar