Vietnam Deteksi Varian Baru Virus Corona dari Strain Lama, Ini 7 Faktanya!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 01 Juni 2021 | 08:34 WIB
Vietnam Deteksi Varian Baru Virus Corona dari Strain Lama, Ini 7 Faktanya!
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Vietnam telah menemukan varian baru virus corona Covid-19, yang merupakan hibrida dari strain yang pertama kali ditemukan di India dan Inggris.

Varian baru virus corona tersebut belum dicatat oleh GISAID, inisiatif global difokuskan pada berbagai informasi tentang virus dan varian baru namun belum memiliki nama.

Menteri Kesehatan Vietnam Nguyen Thanh Long tak membeberkan jumlah kasus yang sudah dilaporkan, tapi ia menyebut varian baru virus corona itu sangat berbahaya.

Sebelumnya, Vietnam mendeteksi 7 varian baru virus corona, antara lain B.1.222, B.1.619, D614G, B.1.17 dikenal sebagai varian Inggris dan B.1.351, A.23.1, B.1.617.2 dikenal sebagai varian India.

Berikut ini dilansir dari Times of India, beberapa hal yang perlu diketahui tentang varian virus corona Covid-19 di Vietnam:

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Varian virus corona tersebut menggabungkan karakteristik dari dua varian yang sudah ditemukan di India dan Inggris.

  1. Varian virus corona ini lebih mudah menular daripada varian sebelumnya yang sudah lebih dulu terdeteksi.
  2. Varian virus corona ini menyebar lebih cepat di udara.
  3. Konsentrasi virus corona di tenggorokan meningkat pesat dan menyebar kuat ke lingkungan sekitarnya.
  4. Vietnam akan segera mempublikasikan data genom tentang varian virus corona yang baru diidentifikasi.
  5. Kultur laboratorium dari arian tersebut telah menunjukkan bahwa virus bisa menggandakan dirinya dengan cepat, sehingga menyebabkan lonjakan kasus dalam waktu singkat.
  6. WHO telah mengklasifikasikan varian virus corona di India, Afrika Selatan, Brasil dan Inggris sebagai varian perhatian.

Perlu dipahami bahwa virus corona Covid-19 terus bermutasi sepanjang waktu dan sebagian besar varian baru tidak terlalu penting, tapi beberapa varian juga bersifat lebih menular daripada versi aslinya.

Sejak awal pandemi virus corona Covid-19, ribuan mutasi telah terdeteksi sampai sekarang. Tapi, belum ada bukti bahwa mutasi apapun dari virus corona Covid-19 yang bisa menyebabkan kondisi serius.

Namun, varian baru yang lebih menular dan sama berbahaya bisa menyebabkan lebih banyak kasus kematian pada orang yang belum mendapatkan vaksinasi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temuan Baru Lagi, Vietnam Deteksi Varian Baru Virus Corona

Temuan Baru Lagi, Vietnam Deteksi Varian Baru Virus Corona

Health | Selasa, 01 Juni 2021 | 07:58 WIB

Dilanda Covid-19, Pabrik Apple di Vietnam Ikut Terpengaruh

Dilanda Covid-19, Pabrik Apple di Vietnam Ikut Terpengaruh

Tekno | Selasa, 01 Juni 2021 | 06:00 WIB

Benarkah Sakit Kepala Tanda Infeksi Jamur Hitam? Begini Cirinya!

Benarkah Sakit Kepala Tanda Infeksi Jamur Hitam? Begini Cirinya!

Health | Senin, 31 Mei 2021 | 09:51 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB