Masih Bisa Positif Covid-19 Meski Sudah Punya Antibodi, Apa Vaksin Sia-Sia?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 01 Juni 2021 | 18:23 WIB
Masih Bisa Positif Covid-19 Meski Sudah Punya Antibodi, Apa Vaksin Sia-Sia?
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Kabar positif Covid-19 dari politisi Gerindra Fadli Zon sempat menghebohkan publik. Lantaran, ia diketahui telah disuntik vaksin Covid sebanyak dua dosis sejak Maret lalu.

Mantan Wakil Ketua DPR itu juga mengungkapkan bahwa jumlah antibodi dalam tubuhnya terbilang cukup baik.

"Di hari-hari menjelang 50 tahun, akhirnya saya terpapar Covid-19. Maret lalu sudah 2 kali vaksin, dan tes titer antibodi 250 (cukup baik)," kata Fadli Zon mengumumkan dalam akun Twitternya pada Minggu (30/5) malam. 

Secara klinis, jumlah antibodi dalam tubuh Fadli Zon memang tinggi, kata Ahli Patologi Klinis dr. Tonang Dwi Ardiyanto. Meski demikian, bukan jadi jaminan tidak akan terinfeksi Covid-19. Menurutnya, ada dua kemungkinan Fadli Zon tetap positof Covid-19 dengan jumlah antibodi tinggi.

Pertama karena jumlah virus corona yang telah masuk relatif lebih banyak dari jumlah antibodi. 

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

"Sampai jumlah antibodinya kalah. Kenapa kalah? Bisa karena kadar antibodinya turun, atau jumlah virus yang masuk sangat banyak, mengalahkan jumlah antibodinya. Akibatnya, tertembus juga pertahanan terhadap infeksi. Sebagian virus berhasil berikatan tanpa tercegah oleh antibodi," jelas dokter Tonang, dikutip dari artikelnya di akun Facebook pribasinya, Selasa (1/6/2021).

Kemungkinan kedua karena terjadi paparan oleh virus yang sudah bermutasi. Sehingga virus bisa menyembunyikan paruhnya (protein S) dari pengawasan sistem imun. Kemudian karena mutasi, maka protein S dapat berubah. 

Dokter Tonang menjelaskan, seseorang akan positif Covid-19 jika terjadi ikatan antara virus dengan sel tubuh manusia. Virus mengikat dirinya dengan reseptor di permukaan sel manusia menggunakan protein S. Fungsi antibodi sebenarnya mencegah terjadinya ikatan tersebut.

Tetapi perubahan protein S yang disebabkan mutasi virus bisa membuat antibodi yang sudaj terbentuk menjadi tidak lagi spesifik. 

baca juga

"Tetap berusaha mencegah, tetap ada ikatan tapi tidak kuat. Akibatnya sebagian virus berhasil menembus barikade antibodi, terjadilah infeksi," imbuh dokter Tonang.

Sehingga, ia menegaskan bahwa pemberikan vaksin Covid-19 yang beredar saat ini tetap dipeelukan meski virus corona telah banyak melakukan mutasi. Menurutnya, sebagian besar virus covid di Indonesia masih tetap dalam bentuk aslinya, yang belum bermutasi. 

"Terhadap yang masih asli seperti ini, antibodi efektif menghambatnya. Setelah terjadi mutasi, antibodi masih ada efektivitasnya. Hanya berkurang. Semakin kompleks mutasi, semakin menurun efektivitasnya," jelasnya.

Bagi masyarakat yang sudah disuntik vaksin Covid-19, mestinya bersyukur karena sudah bisa menangkal sebagian besar virus yang ada, imbuhnya. Ia membenarkan ada sedikit virus corona yang sudah bermutasi bahkan disebut lebih cepat menular.

Sehingga minimal antibodi dari vaksin visa mengurangi risiko kesakitan bahkan kematian seseorang yang terinfeksi. Ia menyampaikan bahwa masih lebih baik memiliki antibodi, daripada tidak sama sekali.

Tetapi mengandalkan antibodi saja belum cukup. Dokter Tonang mengingatkan u tuk tetap disiplin melakukan protokol kesehatan di mana pun berada.

"Terus sampai kapan harus pakai masker terus, cuci tangan terus? Nanti setelah kondisi pandemi terkendali, maka cuci tangan jalan terus. Karena cuci tangan itu baik sekali, sejak sebelum ada maupun sampai nanti covid sudah terkendali. Masker tetap harus dipakai bila kita merasa tubuh sedang terserang flu misalnya. Itu kebiasaan yang seharusnya sudah kita jalankan sejak sebelum ada covid," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesaksian Warga Cianjur yang Terjebak Lockdown di Malaysia

Kesaksian Warga Cianjur yang Terjebak Lockdown di Malaysia

Jabar | Selasa, 01 Juni 2021 | 17:56 WIB

Meski Pandemi Covid-19, Ada 1.537 Pasangan Nikah di Aceh Sepanjang April

Meski Pandemi Covid-19, Ada 1.537 Pasangan Nikah di Aceh Sepanjang April

Sumut | Selasa, 01 Juni 2021 | 17:35 WIB

Batam Bersiap Hadapi Kemungkinan Gelombang Wabah Corona, Nakes Perlu Ditambah

Batam Bersiap Hadapi Kemungkinan Gelombang Wabah Corona, Nakes Perlu Ditambah

Batam | Selasa, 01 Juni 2021 | 17:45 WIB

Terkini

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Lebih Dewasa! NCT Wish Ungkap Pertumbuhan Musikalitas di Album Baru, I SPY

Lebih Dewasa! NCT Wish Ungkap Pertumbuhan Musikalitas di Album Baru, I SPY

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja

Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja

Jabar | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Dari Kilang Balongan ke Mandalika, Peserta Touring Saksikan Langsung Proses Produksi BBM

Dari Kilang Balongan ke Mandalika, Peserta Touring Saksikan Langsung Proses Produksi BBM

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Dari 85 hingga 220: Berapa Sebenarnya Jumlah Kursi Ideal untuk DPRD Jakarta?

Dari 85 hingga 220: Berapa Sebenarnya Jumlah Kursi Ideal untuk DPRD Jakarta?

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Banten Targetkan Bangun 18 SMA/SMK Baru hingga 2029

Banten Targetkan Bangun 18 SMA/SMK Baru hingga 2029

Banten | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:30 WIB

MK Tak Temukan Bukti Wapres Gibran Pernah Tamat SMA atau Sederajat

MK Tak Temukan Bukti Wapres Gibran Pernah Tamat SMA atau Sederajat

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:30 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, KSPI: Bisa Judicial Review jika Rugikan Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, KSPI: Bisa Judicial Review jika Rugikan Buruh

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Timnas Indonesia Juara, Shin Tae-yong Sentil 5 Pemain Persija: Gak Usah Berlarut-larut

Timnas Indonesia Juara, Shin Tae-yong Sentil 5 Pemain Persija: Gak Usah Berlarut-larut

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:27 WIB

5 Buku Romance yang Diadaptasi ke Film dan Series Tahun Ini, Sudah Nonton?

5 Buku Romance yang Diadaptasi ke Film dan Series Tahun Ini, Sudah Nonton?

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:20 WIB

×