Jangan Sampai Keliru, 4 Kesalahan Ini Bikin Pembacaan Test Pack Tidak Akurat

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 02 Juni 2021 | 19:00 WIB
Jangan Sampai Keliru, 4 Kesalahan Ini Bikin Pembacaan Test Pack Tidak Akurat

Suara.com - Tes kehamilan rumahan atau test pack memang umumnya akurat, namun terkadang juga salah. Para peneliti memperkirakan bahwa hingga 5 persen dari tes memberikan hasil negatif palsu yang artinya bahwa tes menunjukkan Anda tidak hamil padahal sebenarnya Anda hamil.

Melansir dari Insider, berikut beberapa kondisi yang membuat hasil test pack menunjukkan negatif palsu, antara lain:

1. Tes terlalu dini pada kehamilan

Tes kehamilan bekerja dengan mengukur kadar hormon kehamilan human chorionic gonadotropin (hCG) dalam urinee Anda. Jumlah hCG dalam tubuh Anda mulai meningkat setelah telur yang dibuahi ditanamkan di rahim Anda dan dapat dideteksi sekitar 10 hari setelah pembuahan.

"Kebanyakan tes kehamilan akan bekerja dengan baik jika itu terjadi pada saat Anda terlambat haid, yang biasanya 2 minggu setelah ovulasi atau 28 hari setelah periode terakhir Anda dimulai," kata Pamela Berens, MD, seorang OB-GYN dengan dokter UT di Universitas Texas.

2. Memeriksa hasilnya terlalu cepat

Tes kehamilan Anda harus disertai dengan instruksi tentang berapa lama Anda harus menunggu antara mengikuti tes dan memeriksa hasil Anda. Waktu untuk menunggu hasil biasanya sekitar satu hingga dua menit. Hal ini disebabkan karena antibodi dalam tes membutuhkan waktu untuk merasakan hCG dalam urine Anda dan menampilkan hasilnya.

Jika Anda memeriksa tes sebelum waktu tunggu habis, Anda mungkin melihat hasil negatif bahkan jika Anda sedang hamil.

3. Urine Anda terlalu encer

Urine Anda memiliki konsentrasi kadar hCG tertinggi di pagi hari. 

"Jika Anda tidak bisa mengikuti tes di pagi hari, cobalah menggunakan urine yang telah berada di kandung kemih Anda selama sekitar empat jam. Minum banyak cairan dapat mengencerkan urine dan menurunkan konsentrasi hCG, jadi sebaiknya hindari minum terlalu banyak sebelum melakukan tes kehamilan," ujar Barens.


4. Tes kehamilan Anda kedaluwarsa atau rusak

Jika tes kehamilan Anda kedaluwarsa atau rusak, maka akan memberikan hasil negatif palsu. Ini karena antibodi dalam tes yang bereaksi terhadap hormon hCG perlahan menguap seiring waktu di mana pada akhirnya akan ada terlalu sedikit antibodi untuk merasakan hCG. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darah Tinggi pada Ibu Hamil Pengaruhi Risiko Stroke Anak di Masa Depan

Darah Tinggi pada Ibu Hamil Pengaruhi Risiko Stroke Anak di Masa Depan

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 11:14 WIB

Tubuh Terasa Panas, Berikut 5 Tanda Hamil Muda yang Jarang Diketahui

Tubuh Terasa Panas, Berikut 5 Tanda Hamil Muda yang Jarang Diketahui

Banten | Selasa, 01 Juni 2021 | 18:17 WIB

Pengaruhi Kesuburan, Pasangan Harusnya Berhenti Merokok saat Rencanakan Kehamilan

Pengaruhi Kesuburan, Pasangan Harusnya Berhenti Merokok saat Rencanakan Kehamilan

Health | Selasa, 01 Juni 2021 | 11:47 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB